Jakarta (ANTARA) - Manajer Liverpool Juergen Klopp menyesalkan cedera yang membekap Naby Keita sehingga gelandang Guinea itu terpaksa bakal absen dalam Derby Merseyside untuk putaran ketiga Piala FA.

Keita mengalami cedera dalam sesi pemanasan jelang laga pekan ke-21 Liga Inggris kontra Sheffield United di Anfield pada Kamis setempat (Jumat WIB) hingga terpaksa ditarik dari susunan pemain ketika Liverpool akhirnya menang 2-0 atas tamunya.

"Saya tidak tahu pasti apa yang dialaminya, sebelumnya itu cedera pangkal paha, tapi yang pasti saya bisa bilang ia bakal absen melawan Everton," kata Klopp selepas laga dilansir laman resmi Liverpool.

"Hal itu membuat kami cuma punya 12 pemain tersedia, ditambah para pemain muda, itu tidak menyenangkan, tapi kami tidak bisa mengubahnya," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Cedera saat pemanasan, Keita ditarik dari susunan pemain Liverpool
Baca juga: Salah, Mane antar Liverpool menang meyakinkan atas Sheffield United


Ini menjadi cedera berikutnya yang menjadi ganjalan karier Keita sejak tiba dari RB Leipzig musim lalu.

Sedikitnya 131 hari dalam empat periode berbeda sudah dihabiskan Keita berdiam di ruang perawatan Liverpool untuk penyembuhan cedera.

Klopp belum bisa memastikan berapa lama Keita akan menepi kali ini, tapi yang jelas ia yakin sang pemain bakal absen dalam laga putaran ketiga Piala FA nanti.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi, mungkin tendangan terakhir di sesi pemanasan ia mulai merasakan sesuatu, kemudian memasuki ruang ganti tertatih-tatih," ujarnya.

"Semua pemain sepak bola pernah merasakan cedera semacam itu dan rasanya menyakitkan. Saya tidak tahu pasti berapa lama, tapi saya sudah bisa bilang dia tidak akan siap main pada Minggu," pungkas Klopp.

Baca juga: Hasil undian Piala FA diwarnai Derby Merseyside
Baca juga: Ancelotti bawa catatan positif lawan Liverpool jelang Derby Merseyside


Liverpool bakal menjamu Everton yang kini ditangani Carlo Ancelotti dalam putaran ketiga Piala FA di Anfield pada Minggu (5/1).

Ancelotti menjadi satu-satunya pelatih yang bisa mengalahkan Liverpool musim ini, kala ia masih bersama Napoli di Liga Champions.

Baca juga: Henderson yakin Liverpool bisa lebih baik lagi
Baca juga: Buka 2020 semulus tutup 2019, Liverpool restorasi keunggulan 13 poin