Jakarta (ANTARA News)- Juara bertahan NBA, Golden State Warriors, berhasil meredam awal panas permainan Cleveland Cavaliers untuk menang 110-102 pada Game 3 Final NBA yang berformat best-of-seven itu sehingga kini unggul 3-0 dan tinggal memenangkan sekali lagi pertandingan untuk mempertahanan gelar juara NBA.

Kevin Durant mengganyang Cavaliers dengan poin tertingginya selama karir playoff dia dengan 43 poin ketika Warriors mengatasi ketertinggalan 13 poin pada paruh pertama sehingga kini mereka di ambang merebut gelar juara NBA yang ketiganya dalam empat musim terakhir.

"Hebat sekali yang kami lakukan malam ini," kata pelatih Warriors Steve Kerr kepada wartawan. "Beberapa dari tembakan itu, saya kira tak ada orang di dunia selain dia (Durant) yang bisa melakukannya. Dia menakjubkan."

Kedua tim bertarung ketat sepanjang paruh kedua sampai sebuah lemparan tiga angka Durant menjauhkan Warriors sampai enam poin sampai kemudian tim ini menyudahi permainan pada 50 detik terakhir.

Cavaliers yang pada laga ini mendapatkan sumbangan 33 poin dari LeBron James kini berjuang untuk menjadi tim pertama dalam sejarah NBA yang bisa bangkit untuk menang setelah tertinggal 0-3.

Baca juga: Jika juara NBA, LeBron James tak akan sowan ke Donald Trump

Cavs mengalami pertandingan dengan nyaris sempurna sampai unggul 16-4. Melempemnya andalan Warriors, Stephen Curry, yang hanya berhasil pada tiga dari total 16 lemparan, dan tandemnya Klay Thompson, semakin menguatkan asa Cavaliers bakal merampas game ini.

Tetapi Warriors bangkit pada kuarter ketiga dengan melesat membawa keunggulan lemparan masuk 17-6 terhadap Cavaliers sampai kemudian berbalik unggil 11 poin dan akhirnya memenangkan pertandingan ini.

"Mengunci Steph (Curry) dengan 11 poin dan Klay dengan 10 poin, Anda pasti mengira bakal memenangkan laga itu," kata pelatih Cavaliers Tyronn Lue tentang dua punggawa Warrior yang sukses diredam Cavs dan disebutnya sebagai dua pemain terbaik NBA itu.

Tapi Lue tak menyangka Warriors masih memiliki Durant yang telah membalikkan arah permainan sehingga mengakhiri perlawanan Cavaliers. "Saya kira Durant telah merusak kami," kata dia seperti dikutip Reuters.

Golden State berkesempatan mengakhiri seri final NBA ini dengan mencuri pertandingan keempat di kandang lawan di Cleveland, Sabtu pagi WIB lusa.

Baca juga: Curry cetak rekor, Warriors ungguli Cavaliers 2-0