Manado (ANTARA) - Tim SAR gabungan menemukan jasad seorang warga yang tenggelam di perairan Lembeh, Kota Bitung, Sulawesi Utara, dalam keadaan meninggal, Rabu.

"Korban tenggelam, Handrianto, ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian perkara (LKP)," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado, Monce Brury, di Manado, Rabu.

Pada Selasa (29/11), korban Handrianto bersama temannya Suharso dengan menggunakan perahu berangkat dari Desa Kareko menuju Desa Binuang untuk pembelian perahu.

Saat di pertengahan perjalanan, perahu mati mesin dan dihantam ombak, perahu mengalami kebocoran, korban dan temannya berusaha menyelamatkan diri. Akan tetapi korban tidak bisa berenang akhirnya tenggelam terbawa ombak.

Baca juga: Tim SAR temukan pria paruh baya yang tenggelam di Kanal Banjir Barat
Baca juga: Tim SAR cari korban tenggelam di Sungai Cimanceuri Tangerang

Korban yang saat itu, menggunakan kaos warna hitam dan celana hitam, sempat berteriak meminta tolong akan tetapi tidak ada perahu yang lewat di sekitar LKP.

Atas peristiwa itu korban Handrianto dinyatakan hilang dan Suharso selamat.

Korban asal Desa Manembonembo Atas, Kecamatan Matuari Kota Bitung, dinyatakan hilang pada Selasa (29/11), jam 15.10 WITA.
Warga sekitar sempat melaksanakan pencarian secara mandiri akan tetapi korban tidak ditemukan.

Basarnas saat menerima laporan kejadian ini memerintahkan anggota sebanyak satu tim penyelamat dan membawa peralatan perahu karet untuk melaksanakan pencarian.

Tim SAR gabungan seperti, Basarnas, Polairud, BPBD dan masyarakat setempat, melakukan pencarian dengan dibagi beberapa regu.

Baca juga: Tim SAR cari suami istri hilang di laut Dumai
Baca juga: Tim SAR gabungan evakuasi enam nelayan tenggelam di perairan Kebumen

Tim melaksanakan pencarian secara zig zag, dan difokuskan di sekitaran LKP, mengingat informasi dari masyarakat bahwa angin laut mengarah ke daratan dan di sekitar lokasi juga terdapat keramba ikan.
Pada jam 11.45 WITA, akhirnya korban ditemukan yang tidak jauh dari LKP dan korban tersangkut di keramba milik warga dalam keadaan mengambang.

"Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban dan membawa korban ke rumah duka untuk disemayamkan," katanya.

Monce Brury mengatakan mengapresiasi kepada seluruh tim SAR gabungan yang terlibat di lapangan sehingga pencarian korban sangat ditemukan.

"Dengan ditemukan nya korban operasi kami tutup," katanya.

Baca juga: Tim SAR berhasil evakuasi jenazah ABK yang tenggelam di Mempawah
Baca juga: Tim SAR Mataram menemukan pemancing yang tenggelam di Pantai Semeti