Mentok, Babel (ANTARA) - Wakil Bupati Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bong Ming Ming mengajak para guru dan insan pendidikan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.

"Upaya menciptakan suasana belajar mengajar yang menggembirakan ini selaras dengan Kurikulum Merdeka yang dicanangkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim," kata Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming di Mentok, Sabtu.

Baca juga: Guru: Kurikulum Merdeka menyenangkan bagi siswa

Menurut dia, Kurikulum Merdeka yang berawal dari upaya membantu para guru dan murid pada masa pandemi COVID-19 dinilai ampuh mengurangi dampak hilangnya pembelajaran yang menyenangkan dan memerdekakan.

Berdasarkan perjalanan waktu, saat ini para siswa juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena asesmen nasional yang sekarang digunakan tidak bertujuan untuk menghukum guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar.

Selain itu, para kepala sekolah juga diharapkan termotivasi, bersaing positif untuk meningkatkan kualitas sekolah menjadi lebih inklusif.

Baca juga: Kurikulum Merdeka berikan kesempatan siswa belajar berkolaborasi

Bong Ming Ming mengatakan, saat ini para guru dan insan pendidikan, termasuk para orang tua, dituntut saling mengisi, bekerja sama, berupaya lebih tangguh dan semangat dalam memberikan ruang kreasi dan inovasi kepada para siswa dan guru.

"Pola pembelajaran merdeka ini memberikan kesempatan mengembangkan kreativitas dan inovasi agar kegiatan belajar mengajar semakin menyenangkan da menggembirakan sehingga kualitas pendidikan di Bangka Barat semakin baik," ujarnya.

Dengan meningkatnya kualitas pendidikan diharapkan pencapaian program pembangunan sumber daya manusia di daerah itu semakin berdaya saing global dan mampu membantu mewujudkan Bangka Barat yang maju, sejahtera dan bermartabat.

Baca juga: Kemendikbudristek: Kurikulum Merdeka kembalikan siswa pada kodratnya

"Untuk mencapai titik tersebut, kami minta seluruh pegawai untuk terus membangun budaya kerja yang bersemangat, disiplin, dan memiliki etos agar semakin baik dan produktif," katanya.