Jakarta (ANTARA) - Dua situs penggemar terbesar Harry Potter menjauhkan diri dari J.K. Rowling karena pandangan sang pengarang mengenai isu transgender, Kamis (2/7), yang disebut bertentangan dengan nilai pemberdayaan dalam bukunya.

Situs The Leaky Cauldron dan Mugglenet mengatakan mereka tidak akan mencantumkan tautan kepada situs resmi pengarang Inggris, memakai fotonya, atau menulis mencapaian yang tidak berhubungan dengan Dunia Sihir ciptaan Rowling.

Dalam pernyataan, kedua situs penggemar mengatakan sudut pandang Rowling terhadap orang yang termarjinalisasi tidak sejalan dengan pesan penerimaan dan pemberdayaan yang ada dalam bukunya dan dirayakan oleh komunitas Harry Potter.

Baca juga: JK Rowling terbitkan dongeng untuk dibaca anak-anak selama penguncian

Baca juga: Pembuat FarmVille akan rilis game mobile Harry Potter


Pengarang buku "Harry Potter" JK Rowling menjelaskan cuitan kontroversial dia soal transgender beberapa waktu lalu lewat sebuah esai yang dia unggah di situs miliknya pada Juni lalu.

Esai tersebut banyak dikritik grup advokasi LGBTQ karena dianggap memecah belah dan transfobik.

Tujuh novel serial "Harry Potter" tentang bocah penyihir telah terjual lebih dari 500 juta kopi di dunia dan diadaptasi menjadi delapan judul film.

Situs penggemar yang punya lebih dari sejuta pengikut di Facebook mengatakan sulit untuk bicara menentang Rowling karena mereka mengagumi karyanya sejak lama, namun "salah bila tidak menggunakan platform kami untuk menghadapi masalah yang disebabkannya.'"

Baca juga: Daniel Radcliffe sebut "transpuan juga perempuan"

Baca juga: Taman bermain Harry Potter dibuka di Tokyo pada 2023

Baca juga: Emma Watson, Eddie Redmayne tanggapi tweet JK Rowling soal transgender