Jakarta (ANTARA) - Unggulan kedua Carlos Alcaraz memperpanjang catatan kemenangan beruntunnya di Madrid Open menjadi 14 kemenangan yang diraih dengan susah payah atas musuh bebuyutannya Jan-Lennard Struff untuk melaju ke perempat final.

Dalam pertandingan ulang final tahun lalu di Caja Magica, Alcaraz mengakhiri enam kemenangan beruntun Struff dengan hasil 6-3, 6-7(5/7), 7-6(7/4) untuk melaju ke delapan besar bertemu dengan unggulan ketujuh Andrey Rublev.

Alcaraz, yang absen di Monte Carlo dan Barcelona karena cedera lengan bawah, menyelamatkan delapan dari 10 break point dan menyaksikan empat match point datang dan pergi sebelum ia menyelesaikan kemenangan yang diraih setelah dua jam 52 menit.

"Betapa saya merindukan ini! Berikutnya perempat final," tulis mantan petenis nomor satu dunia itu, dikutip dari AFP, Rabu.

Alcaraz, yang kini mencatatkan rekor 24-0 di lapangan tanah liat Spanyol sejak awal musim 2022, berusaha menjadi petenis pertama yang memenangi tiga gelar Madrid berturut-turut.

Setelah unggul 2-0 pada set kedua, Alcaraz membuka keunggulan 3-1 pada tiebreak, hanya untuk kehilangan lima poin berikutnya dan kemudian menyerahkan set tersebut kepada Struff, yang memasuki turnamen dengan catatan gelar ATP perdananya yang diraih di Munich.

Sebuah break dari servis pada gim keempat penentuan memberi Alcaraz keunggulan skor yang ia perlukan, namun juara Grand Slam dua kali itu dipatahkan saat melakukan servis untuk meraih kemenangan dari keunggulan 40-0 menjadi 5-3.

Struff menyelamatkan empat match point dan pertandingan dilanjutkan ke tiebreak penentuan. Alcaraz menyia-nyiakan keunggulan 3-0, namun ia mendapatkan lebih banyak match point dan menutup peluang kelimanya di pertandingan tersebut.

"Pertandingan ini mengingatkan saya pada tahun lalu. Itu pertarungan yang hebat," kata Alcaraz setelah menyamai rekor kemenangan beruntun Rafael Nadal di Madrid.

"Sulit bagi saya untuk mengendalikan emosi saya, untuk menangani momen-momen sulit. Saat melakukan servis untuk pertandingan, sangat sulit bagi saya untuk memenangi gim setelah unggul 40-0, tetapi saya sangat senang bahwa pada akhirnya hal itu tidak terjadi. Itu tidak mempengaruhi saya dan mentalitas saya dan saya terus berjuang."


Baca juga: Jabeur minta kesetaraan hak bagi petenis putri di Madrid
Baca juga: Sabalenka akhiri rentetan kemenangan beruntun Collins di Madrid
Baca juga: Sinner atasi sakit pinggul untuk melaju ke 16 besar Madrid Open
Baca juga: Nadal menangi pertarungan tiga jam untuk capai 16 besar Madrid Open

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2024