Sanur, Denpasar (ANTARA News) - Bila memang Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menerima dijadikan ketua umum Partai Demokrat, diperkirakan hanya sekedar simbolik.

"Dia (SBY) hanya ketua simbolik, ada ketua harian. SBY hanya kontrol dan itu lebih mudah dalam menjalankan tugas," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok di Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Bali, Jumat.

Mubarok menambahkan, SBY tentu akan menunjuk seorang yang dianggap mampu menjalankan tugas-tugas partai.

"SBY bisa tawarkan nama satu orang dan itu sudah pasti disetujui oleh peserta KLB. Harus disebutkan secara terbuka dan acara akan selesai dengan cepat," kata Mubarok.

Ia juga meminta semua pihak tidak lagi bermanuver, sebab, KLB adalah untuk menghadapi Pemilu 2014.

Sementara itu, Saan Mustopa, yang pernah berniat maju sebagai calon ketua umum PD mengundurkan diri.

"Karena mayoritas DPD dan DPC sudah mengerucut kepada Pak SBY, saya akan ikuti DPD dan DPC. Ini demi kebaikan partai," kata Saan.

(Zul)

Pewarta: Zul Sikumbang
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2013