Hohhot (ANTARA) - Nilai perdagangan impor dan ekspor via Pelabuhan Erenhot di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, mencatatkan rekor baru sejak 2003, dengan total nilai 12,98 miliar yuan (1 yuan = Rp2.131) pada Januari hingga April, naik 105,3 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pelabuhan Erenhot adalah pelabuhan darat terbesar antara China dan Mongolia.

Dalam empat bulan pertama tahun ini, nilai impor dari pelabuhan darat tersebut mencapai 7,89 miliar yuan, naik 107,4 persen (yoy), sementara nilai ekspor mencapai 5,09 miliar yuan, naik 102,2 persen (yoy), menurut otoritas bea cukai setempat.

Di antara komoditas yang diperdagangkan, perdagangan bijih tembaga, batu bara, bubur kertas (paper pulp), dan bijih besi menunjukkan tren peningkatan selama periode ini.

Otoritas bea cukai setempat mengatakan pihaknya terus berupaya untuk menyederhanakan prosedur perizinan bea cukai.

Sementara itu, jumlah kereta kargo China-Eropa yang ditangani oleh pelabuhan tersebut turut meningkat.

Sebanyak 1.009 kereta kargo China-Eropa yang masuk dan keluar, yang mengangkut 115.900 TEU (twenty-foot equivalent unit) kontainer dengan total bobot 1,06 juta ton kargo dan bernilai 2,28 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp14.812), ditangani pada Januari hingga April, masing-masing menunjukkan kenaikan 7,8 persen, 19,14 persen, 21,01 persen dan 14,91 persen (yoy). 

Penerjemah: Xinhua
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2023