Jakarta (ANTARA) - Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Kolonel Nav Insan Nanjaya, memperkirakan pengguna jasa atau penumpang di bandaranya stabil di angka 10.000-12.000 sampai H+7 Lebaran Idul Fitri.

“Tanggal 27 April, arus balik sudah mulai kembali normal. Untuk sampai H+7 Lebaran diperkirakan penumpang pada angka 10.000-12.000 penumpang,” kata Insan saat dihubungi ANTARA, Jumat sore.

Berdasarkan pengamatan ANTARA pada Jumat pagi sampai sore atau H+5 Lebaran, pergerakan penumpang di bandara Halim Perdanakusuma pada arus balik Lebaran mulai sepi.

Hal ini tidak terlepas dari angka pengguna jasa yang mulai Kamis (27/4) atau H+4 Lebaran mulai turun dari puncak lonjakan pengguna jasa yang terjadi pada H+3 Lebaran, Rabu (26/4), dengan total 14.512 yang terbagi dari 8.432 penumpang yang tiba dan 6.080 penumpang yang berangkat, demikian data terbaru yang dipaparkan oleh Insan.

Baca juga: Jumlah penumpang di Bandara Halim berangsur normal pada H+4 Lebaran

Baca juga: Dua maskapai di Bandara Halim layani pembelian tiket pesawat langsung


Di H+4 atau Kamis (27/4), jumlah pengguna jasa di bandara Halim Perdanakusuma turun di angka 12.093. Angka ini terbagi dari 6.777 penumpang yang tiba dan 5.316 penumpang yang berangkat.

Kemudian pada Jumat atau H+5 Lebaran Idul Fitri pukul 12.00 WIB, berdasarkan data yang dilansir dari Posko Monitoring Angkutan Lebaran 2023 bandara Halim Perdanakusuma, terdapat 4.180 penumpang yang menggunakan Bandara Halim.

Angka di atas merupakan angka keseluruhan yang diambil dari data jumlah penumpang Bandara Halim yang terbagi dari 2.062 penumpang yang tiba dan 2.118 penumpang yang berangkat.

Lebih lanjut, angka arus balik tahun ini di Bandara Halim Perdanakusuma mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan di tahun sebelumnya Bandara Halim ditutup karena dalam tahap revitalisasi.*

Baca juga: Bandara Halim kerahkan 30 petugas amankan arus milir Lebaran 2023

Baca juga: Letaknya strategi jadi alasan warga pilih Bandar Halim


Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2023