Budapest (ANTARA) - Prangko peringatan yang menandai Tahun Baru Imlek (2023, Tahun Kelinci) diterbitkan di Hongaria melalui kerja sama dengan China, lapor Xinhua pada Rabu.

Prangko tersebut diterbitkan oleh Museum Prangko Hongaria bekerja sama dengan Kedutaan Besar China di Hongaria, Kementerian Pembangunan Ekonomi Hongaria, Pusat Kebudayaan China di Budapest, dan Kantor Pos Hongaria.

Lembaran berisi empat prangko itu dirancang oleh seniman grafis Krisztina Maros. Prangko ini akan dicetak dalam 20.000 eksemplar.

Dengan latar belakang merah dan putih, prangko itu menggambarkan dua pasang kelinci dengan warna porselen biru dan putih. Teks di atas gambarnya bertuliskan "Tahun Kelinci" dalam bahasa Mandarin dan Hongaria. Prangko itu juga menampilkan simbol China, Yin dan Yang.

Upacara peluncuran itu diisi dengan sambutan dari Yang Chao, Kuasa Usaha Sementara di Kedutaan Besar China di Hongaria, Menteri Pembangunan Ekonomi Hongaria Marton Nagy, Ketua sekaligus CEO Kantor Pos Hongaria Barnabas Balczo, serta Direktur Pusat Kebudayaan China di Budapest Jin Hao.

Menurut Yang Chao, penerbitan prangko zodiak China tersebut merupakan elemen penting dari pertukaran budaya dan antarmasyarakat antara China dan Hongaria. Prangko itu juga melambangkan persahabatan yang kuat antara kedua bangsa.

"Pemerintah Hongaria percaya bahwa sangat penting untuk terus memperkuat hubungan baik yang telah terjalin dengan China, dan kami terbuka untuk kerja sama lebih lanjut," ungkap Nagy.

Balczo mengungkapkan bahwa kelinci adalah hewan yang paling beruntung dari 12 hewan dalam zodiak China, dan dirinya berharap ini akan terbukti benar bagi kedua negara pada 2023.

Prangko Tahun Kelinci merupakan prangko zodiak China ke-10 yang diterbitkan oleh Kantor Pos Hongaria.


 

Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2023