Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) Fajar Wibhiyadi mengatakan pihaknya memberikan bantuan bahan bacaan pada masyarakat.
 
"Program KBI Peduli, memberikan kontribusinya berupa bantuan buku-buku bacaan kepada masyarakat. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah upaya mendorong masyarakat untuk gemar membaca," ujar Fajar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.
 
Kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TSJL) KBI terkait dengan upaya peningkatan minat membaca masyarakat itu adalah bagian dari program korporasi kepada masyarakat, khususnya dalam pilar pendidikan.

Baca juga: Bahan bacaan harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat
 
"Terkait peningkatan minat baca masyarakat ini, tentunya perlu kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak. Untuk itu, ke depan KBI terus menjalankan program ini dengan mengajak berbagai pihak, yang semata-mata tujuannya adalah untuk peningkatan minat baca masyarakat, yang pada akhirnya akan turut meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia," ujarnya.
 
TJSL KBI yang terkait dengan pendidikan itu merupakan bagian dari program TJSL terpadu yang dicanangkan KBI. Sebagai catatan, dalam kegiatan TJSL, KBI memiliki beberapa program, baik itu untuk isu pendidikan, ekonomi, Kesehatan serta lingkungan.
 
Salah satu program peningkatan minat baca masyarakat yang dijalankan KBI adalah memberikan bantuan buku bacaan kepada anak-anak di Rumah Pelangi di kawasan Bekasi, Jawa Barat.
 
Dalam program itu upaya yang dijalankan KBI, di antaranya mengajak 50 anak dari Rumah Pelangi untuk membeli buku bacaan, memberikan paket perlengkapan sekolah, perbaikan ruang belajar, serta memberikan fasilitas belajar dan sarana pengembangan bakat.

Baca juga: Perpusnas: Minat baca tinggi, hanya kekurangan bahan bacaan

Baca juga: Kemendikbud kirim dua juta buku ke wilayah 3T
 
Rumah Pelangi merupakan taman bacaan yang dikelola secara nirlaba. Sebagai taman bacaan masyarakat kegiatan dan kelas Rumah Pelangi mengacu pada enam literasi dasar di setiap kegiatannya, yakni Literasi Baca dan Tulis, Literasi Numerasi, Literasi Sains, Literasi Finansial, Literasi Digital, dan Literasi Kebudayaan dan Kewarganegaraan.

Rumah Pelangi juga merupakan wadah untuk saling berbagi pengalaman, bertukar cerita dan saling menginspirasi bagi setiap orang di dalamnya. Sebagai learning center bagi masyarakat sekitar, Rumah Pelangi menyajikan buku bacaan atau sebagai perpustakaan umum meskipun saat ini buku bacaannya masih terbatas.

Pewarta: Indriani
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2022