Dolar AS menguat dibalik pernyataan yang cenderung hawkish dari pejabat The Fed terkait kebijakan suku bunga di masa depan
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup melemah jelang testimoni Gubernur Bank Sentral AS, Federal Reserve (Fed), Jerome Powell.

Rupiah ditutup melemah 50 poin atau 0,34 persen ke posisi Rp14.863 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.813 per dolar AS.

"Dolar AS menguat dibalik pernyataan yang cenderung hawkish dari pejabat The Fed terkait kebijakan suku bunga di masa depan," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Dolar AS menguat di tengah pelaku pasar yang merespons pernyataan yang cenderung hawkish dari Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin yang mengatakan bahwa pedoman dari Gubernur The Fed Jerome Powell bahwa bank sentral kemungkinan besar akan menaikkan suku bunga sebesar 50 atau 75 bps pada Juli mendatang adalah sesuatu yang masuk akal.

The Fed siap untuk memberikan kenaikan suku bunga yang lebih besar dari biasanya pada pertemuan berikutnya bulan depan.

Baca juga: Euro dan sterling jatuh, dipicu kekhawatiran lonjakan inflasi Inggris

Bank sentral AS berusaha untuk mengendalikan inflasi yang berjalan lebih dari tiga kali lipat dari target 2 persen, dengan kekhawatiran yang berkembang bahwa ekonomi akan mengarah ke resesi sebagai hasilnya.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters pada periode 17-21 Juni 2022 menunjukkan hampir tiga perempat ekonom, yaitu 67 dari 91 ekonom, memperkirakan akan ada kenaikan suku bunga sebesar 75 bps pada Juli.

Selanjutnya pasar akan menantikan testimoni kebijakan moneter Gubernur The Fed Jerome Powell di hadapan Komite Perbankan Senat yang dijadwalkan pukul 20:30 WIB nanti.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.833 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.825 per dolar AS hingga Rp14.881 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.860 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.804 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah menguat, pasar menanti testimoni gubernur bank sentral AS

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2022