korban berenang terlalu tengah dan terseret ombak
Pangandaran (ANTARA) - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang wisatawan asal Cilacap, Jawa Tengah yang hilang terbawa arus ombak saat berenang di Pantai Barat Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono mengatakan tim berikut peralatan pencarian sudah diterjunkan untuk mencari wisatawan yang diketahui bernama Latipudin (35) warga Majenang, Kabupaten Cilacap.

"Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Pangandaran untuk melaksanakan pencarian," katanya.

Ia menuturkan peristiwa itu terjadi ketika korban bersama temannya berenang di depan area parkiran Taman Pangandaran Sunset kawasan Pantai Barat, sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Tiga wisatawan meninggal tenggelam di Pantai Selatan Sukabumi
Baca juga: Tim SAR belum temukan wisatawan yang hilang di Pantai Sayang Heulang

Pengakuan teman korban, kata Supriono, bahwa korban saat berenang terlalu ke tengah kemudian terbawa arus ombak hingga akhirnya hilang.

"Berdasarkan keterangan teman korban, korban berenang terlalu tengah dan terseret ombak sehingga menyebabkan korban tenggelam," katanya.

Ia menyampaikan tim gabungan yang mendapatkan laporan wisatawan hilang tenggelam langsung bergerak untuk melakukan pencarian di titik korban hilang.

Pencarian, kata dia, dilakukan dengan menyusuri pantai, kemudian ke tengah laut menggunakan perahu milik nelayan setempat.

"Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran darat," katanya.

Tim SAR gabungan yang terlibat yakni Basarnas, Satuan Polisi Air, Polres Pangandaran, Pos AL Pangandaran, BPBD Pangandaran, Satpol PP, SAR MTA, Sigab Persis, SAR Baracuda, dan Balawista Life Guard Pangandaran.

Baca juga: Jasad wisatawan korban tenggelam di laut Sukabumi ditemukan

Pewarta: Feri Purnama
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2022