Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Kota dan Pemerintah Daerah tingkat dunia (United Cities and Local Governments/UCLG) Emilia Saiz mengatakan partisipasi aktif kota-kota di seluruh dunia dapat mendorong pencapaian agenda global.

“Agenda global tidak dapat dicapai tanpa partisipasi aktif kota-kota di seluruh dunia. Tanpa kontribusi mereka tidak ada peraturan dan kebijakan,” ujar Emilia Saiz dalam Urban 20 (U20) sherpa meeting yang diselenggarakan secara virtual, Rabu.

Ia mengatakan krisis atau pandemi memberikan dampak kepada kota, wilayah lokal dan pemerintah di seluruh dunia.

“Adanya krisis membuktikan kepada kita bahwa persatuan lebih penting dari sebelumnya,” kata Emilia.

Pada masa-masa sulit, lanjut dia, kapasitas harus ditingkatkan untuk terus mendorong perdamaian serta mengembangkan demokrasi lokal sebagai dasar masyarakat yang damai.

“Kami telah mencapai hal-hal besar ketika Urban 20 menyusun agenda kuat yang benar-benar dapat mendukung beberapa tujuan global yang untuk planet kita,” ujar dia.

Pada siklus terakhir, kata Emilia, semua orang harus memahami bahwa era perkotaan bukan hanya era kota-kota besar tetapi era wilayah-wilayah besar dan kecil serta peran antar kota maupun penyedia layanan.

“Kami juga telah mendukung pentingnya budaya dalam mengembangkan masyarakat yang tangguh dan berkelanjutan serta yang dapat menumbuhkan perdamaian berkelanjutan. Kami tahu bahwa perdamaian berkelanjutan sangat kami butuhkan di masa sekarang ini,” katanya.

Emilia menghimbau semua orang untuk memahami pentingnya solidaritas dalam melawan pandemi dan memenuhi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

“Kita juga harus memahami bahwa tanpa solidaritas yang sebenarnya tidak akan dapat memicu cakupan kesehatan di seluruh dunia, dan vaksinasi untuk seluruh planet ini . Kita tidak akan dapat memenuhi tujuan yang sangat penting yang telah kita sepakati dalam kerangka tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs),” kata Emilia.

Ia mengatakan bahwa pihaknya ingin terus membangun nilai-nilai dan prioritas tersebut.

“Kami sangat bangga melihat bahwa prioritas dari kota-kota di seluruh planet ini terus serupa. Kesehatan adalah agenda utama. Kami juga menyadari bahwa mobilitas yang berkelanjutan akan sangat penting tetapi kami tidak ingin melupakan inklusi dan kesetaraan sebagai hal-hal yang menjadi perhatian dalam pekerjaan kami,” kata dia.

Menurut laman resmi urban20.org, Urban 20 (U20) diluncurkan pada tahun 2017 di bawah kepemimpinan Walikota Larreta dari Buenos Aires dan Walikota Hidalgo dari Paris untuk mempertemukan walikota dari kota-kota besar G20 untuk menginformasikan diskusi para pemimpin nasional di G20.

U20 bertujuan untuk memfasilitasi keterlibatan yang langgeng antara G20 dan kota-kota, mengangkat profil isu-isu perkotaan dalam agenda G20, dan membentuk forum bagi kota-kota untuk mengembangkan pesan dan perspektif kolektif untuk menginformasikan negosiasi G20.

Baca juga: Kemendagri dan UCLG ASPAC berkolaborasi tingkatkan kapasitas pemda
Baca juga: Presiden UCLG Aspac teken MoU beasiswa pendidikan dengan Xi'an
Baca juga: Asosiasi Pemerintah Kota se-Asia Pasifik rumuskan strategi COVID-19


Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2022