Saya sangat optimistis karena Pacitan ini letak geografisnya sangat strategis di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno optimis dapat menyusun tatanan baru konsep ekonomi berbasis wisata olahraga di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Dia meyakini daerah tersebut dapat mengadakan dua atau tiga ajang wisata olahraga guna membangkitkan ekonomi.

“Saya sangat optimistis karena Pacitan ini letak geografisnya sangat strategis di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Jadi, mudah-mudahan ini juga bisa menjadi spot untuk sepeda, spot untuk lari dan trail run (lari lintas gunung), serta beberapa kegiatan pariwisata berbasis olahraga,” ucapnya saat mengikuti Fun Run 10 K di Pacitan sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Ajang wisata olahraga ini dianggap tak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga dapat dijadikan strategi memperkenalkan destinasi wisata.

Lebih lanjut, Menparekraf mengharapkan Pacitan mampu mengembangkan potensi ekowisata (ecotourism) untuk menarik wisatawan.

“Tadi saya sudah merasakan sensasi lari di sini, dan saya melihat bahwa Pacitan ini sangat ramah lingkungan. Jadi nanti, selain wisata olahraga, juga bisa dikenalkan dengan ecotourism,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan bahwa ajang Fun Run bisa mempromosikan destinasi wisata di Pacitan.

“Harapannya ini bisa jadi alat promosi pariwisata di Pacitan. Karena, banyak sekali daya tarik wisata yang ada di Pacitan ini yang saya yakin hanya ada di Pacitan dan ini semua keindahannya luar biasa,” ungkapnya.

Fun Run 10 K merupakan ajang wisata olahraga yang diselenggarakan oleh Asosiasi Festival, Event & Kreatif Indonesia (Afekindo) untuk menyemarakkan hari lahir Pacitan ke-277.

Baca juga: Pemkot Palembang ajak manfaatkan Fornas wujudkan wisata olahraga
Baca juga: Wisata olahraga dikembangkan untuk berdayakan UMKM di Mandalika
Baca juga: Sandiaga meyakini ajang lari maraton dapat dorong sektor pariwisata


Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2022