Kita sudah turun ke zona kuning, tapi saya meminta warga agar terus menjalankan prokes dan menjalani vaksinasi
Banda Aceh (ANTARA) - Kota Banda Aceh masuk ke zona kuning COVID-19 dari sebelumnya zona oranye namun warga diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran penyakit itu.

"Kita sudah turun ke zona kuning, tapi saya meminta warga agar terus menjalankan prokes dan menjalani vaksinasi," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di Banda Aceh, Jumat.

Aminullah mengatakan perkembangan kasus penularan COVID-19 Banda Aceh terus menunjukkan penurunan, maka dari itu diharapkan kepada masyarakat setempat terus disiplin prokes agar mata rantai penyebaran virus tersebut dapat diputus.

Baca juga: Pemerintah Aceh terus genjot capaian vaksinasi COVID-19

"Sehingga nantinya masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan normal kembali," ujarnya.

Aminullah mengungkapkan zona kuning atau dengan risiko rendah penyebaran COVID-19 ini dilihat berdasarkan penetapan Satgas COVID-19 Nasional melalui laman resmi covid19.go.id.

Meski turun satu zona dari oranye ke kuning, namun Banda Aceh tetap masih harus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Baca juga: Satgas: Warga Aceh sembuh dari COVID-19 bertambah 880 orang

Baca juga: Satgas sebut Aceh terbebas dari zona merah penularan COVID-19


“Dua pekan terakhir angka positif cukup rendah dibandingkan dengan sebelumnya. Ada sekitar belasan orang terpapar tiap harinya, namun diiringi puluhan orang yang sembuh,” kata Aminullah.

Selain itu, Aminullah juga meminta masyarakat menjalani vaksinasi sebagai langkah untuk meminimalkan dampak dari penularan virus  tersebut.

“Kita minta kepada jajaran instansi negeri maupun swasta untuk mendata kembali setiap pegawai dan anggotanya, mohon diberikan edukasi pentingnya vaksinasi," kata Aminullah.

Baca juga: Warga sembuh COVID di Aceh bertambah 267 orang, terbanyak Banda Aceh

Baca juga: Aceh laporkan 135 kasus baru positif COVID-19, terbanyak Banda Aceh


Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2021