Padang (ANTARA News) - Kesebelasan PS Semen Padang (SP) mengalahkan tamunya, Deltras Sidoarjo, dengan skor telak 4-0 pada lanjutan Kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion H. Agus Salim Padang, Rabu.

Empat gol kemenangan tim berjulukan Kabau Sirah diciptakan itu dicetak Edward Wilson Junior (2 gol), dan masing-masing satu gol oleh Saktiawan Sinaga dan Vendri Mofu.

Dalam pertandingan dipimpin wasit Jerry Elly itu disaksikan sekira 10.000 orang penonton, dan tuan rumah SP lebih mendominasi permainan.

Pesta gol SP dimulai pada menit ke-15, saat sundulan mantan pemain nasional, Saktiawan Sinaga, berhasil menyelesaikan kemelut di depan gawang Deltras yang dikawal Yanuar Tri Firnanda dan merubah skor menjadi 1-0.

Gol berawal dari tendangan penjuru pemain SP, bola melambung di depan gawang dan sempat terjadi sundul menyundul hingga akhirnya dituntaskan Saktiawan yang dengan sundulannya mengirim si kulit bundar ke sudut jaring gawang tanpa mampu dihadang kiper Deltras.

Keunggulan itu menambah semangat anak-anak asuhan pelatih, Nil Maizar dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan Deltras. SP kembali menambah keunggulannya pada menit ke 42 melalui tendangan bebas akurat dari luar kotak pinalti yang dilakukan pemain tuan rumah, Vendri Mofu yang merobek gawang Yanuar.

Skor berubah 2-0 untuk SP yang bertahan hingga pluit tanda pertandingan babak pertama berakhir ditiup wasit Jerry.

Memasuki babak kedua, SP terus mendominasi dan kembali menambah keunggulan melalui penyerang handalnya, Edward Wilson Junior pada menit 75, setelah bekerjasama dengan Vendri Mofu dan dituntaskan melalui tendangan keras Wilson ke sudut gawang dan skor berubah 3-0.

Pada injury time, melalui serangan balik pada menit 90, SP menambah keunggulan menjadi 4-0 setelah Wilson berhasil menuntaskan umpan lambung dari sayap pertahanan Deltras. Umpan tarik langsung disambut kaki Wilson dan bola kembali menggetarkan gawang Yanuar.

Skor telak 4-0 bertahan hingga pertandingan berakhir untuk kemenangan SP sekaligus mengantongi nilai tiga pada laga yang berlangsung ditengah guyuran hujan dan gempa itu.
(T.H014/P003)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2011