Saint Pierre, Prancis (ANTARA News) - Gelandang Florent Malouda mengatakan, Kamis (4/6) Prancis harus menghentikan kebiasaan buruknya kebobolan di menit-menit awal pertandingan jika ingin meraih gelar kedua di Piala Dunia Afrika Selatan, yang akan segera dimulai pekan depan.

Sebelumnya Prancis hanya bisa menang 2-1 atas Costa Rica dan imbang 1-1 melawan Tunisia dalam laga pemanasan jelang putara final piala dunia.

"Kebobolan satu gol di tahap-tahap awal adalah tabu dalam sebuah kejuaraan besar," kata Malouda seperti yang dikutip Reuters.

"Dasar bagi setiap tim kuat adalah tidak kebobolan satu gol pun," ujar gelandang yang bermain di Chelsea itu.

"Dalam sebuah laga sangat penting menghindari kebobolan di 15 menit pertama laga," paparnya lagi.

Prancis akan mengakhiri persiapan mereka dengan menghadapi China dalam laga persahabatan, Jumat, dan Malouda mengingatkan agar jangan mengulang kesalahan di dua laga pemanasan mereka sebelumnya.

"Yang harus kami lakukan adalah memperbaiki kesalahan dari dua laga persahabatan pertama agar bisa menggenjot semangat kami sebelum memulai piala dunia," kata Malouda.

"Saya tidak bermaksud menyalahkan lini pertahanan, ada kesalahan dalam hal komunikasi karena tidak semua pemain tahu apa yang lain lakukan," lanjutnya lagi.

"Komunikasi yang baik adalah kunci bagi pertahanan dan itu adalah persoalan yang harus kami atasi," pungkas Malouda.
(Bert/A024)   

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2010