Jakarta (ANTARA News)- Pabrikan mobil asal Amerika Serikat (AS), Ford, telah menyelesaikan penjualan Volvo Cars kepada Zhejiang Geely Holding Group senilai 1,8 miliar dollar AS.

Penjualan Volvo kepada pabrikan otomotif asal China itu juga menjadi pemenuhan strategi CEO Ford, Alan Mulally, yang inngin menutup semua merk mobil mewah mereka di Eropa dan fokus kepada Ford.

Pada 2007 Ford telah menjual Aston Martin dan pada 2008 melepas Jaguar dan Land Rover, semuanya kepada perusahaan India, Tata Motors Ltd.

Ford membeli Volvo senilai 6,5 miliat dollar AS pada 1999.

"Volvo adalah merk yang luar biasa dengan jajaran produk yang kuat dan telah kembali menghasilkan keuntungan setelah berhasilnya proses restrukturisasi," kata Mulally seperti yang dikutip Autoweek, Senin (2/8).

"Sementara itu penjualan Volvo memungkinkan kami menajamkan fokus pada Ford di seluruh dunia dan terus melanjutkan rencana 'One Ford' untuk memberikan layanan yang terbaik bagi para pengguna produk kami di seluruh dunia," tambah Mulally.

Meledaknya penjualan mobil di China menjadikan negara itu pasar otomotif terbesar di dunia pada 2009 dan memberikannya kesempatan untuk menggapai pasar dan kecanggihan teknologi Barat.

Rencana masa depan Geely untuk Volvo adalah untuk memproduksi mobil-mobil mewah di China sembari tetap mempertahankan pasarnya di Eropa.

Geely yang baru mulai memproduksi mobil sejak 1986 menghadapi tantangan untuk mengembalikan keuntungan masa panjang Volvo.

Karenanya Geely telah merekrut Stefan Jacoby, CEO dari Volkswagen Group of America untuk menjadi CEO dari Volvo Cars.

Geely juga berencana melipatgandakan produksi global Volvo China dan menargetkan penjualan sebanyak 150.000 unit per tahun sampai tahun 2015.

Volvo memproduksi mobil seri S40 dan S80L untuk pasar China di pabrik perakitan yang dimiliki bersama oleh Ford dan Chongqing Changan Automobile Co.

Volvo telah menjual 191.832 mobil di semester pertama tahun ini, naik 20 persen dari tahun lalu. Di China sendiri Volvo menjual 15.497 mobil di periode yang sama.
(Ber/B010)
Penerjemah:
Copyright © ANTARA 2010