Jakarta (ANTARA News) - Perjalanan Wakil Presiden Boediono ke New York untuk menghadiri pertemuan ke-2 para pemimpin Asean-Amerika Serikat (AULM), 22-26 September, sangat efisien dan dalam rombongan kecil, kata Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat.

"Kita upayakan perjalanan Wapres dalam rombongan kecil dan tidak diikuti oleh banyak menteri. Hanya Kepala BKPM," kata Yopie kepada pers di Istana Wapres Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, Yopie Hidayat mendampingi Kepala BKPM Gita Wirjawan dan Dirjen Asean-Indonesia Kementrian Luar Negeri Djauhari Oratmangun bertemu Wapres Boediono.

Menurut dia, keberangkatan Wapres ke Amerika Serikat menggunakan pesawat komersial dalam upaya menekan biaya operasional. "Seluruh anggota, baik tim utama maupun tim pendahulu menggunakan pesawat komersial," katanya.

Selama menjadi Wapres, kata Yopie, Boediono dalam setiap perjalanan ke luar negeri selalu menggunakan pesawat komersial dan tidak pernah menggunakan pesawat kepresidenan.

Dalam kunjungan Wapres ke Amerika Serikat beberapa bulan lalu saat menghadiri konferensi tingkat tinggi mengenai nuklir, katanya, Wapres Boediono juga menggunakan pesawat komersial.

"Wapres dalam setiap perjalanan ke luar negeri selalu minta agar tim tidak terlalu banyak personil dan menggunakan pesawat komersial," katanya.

Ditanya mengenai selisih biaya jika Wapres menggunakan pesawat kepresidenan dan pesawat komersial dalam melakukan kunjungan ke luar negeri, Yopie secara diplomatis mengatakan, dirinya tidak memiliki data soal itu.

"Saya tidak tahu berapa biaya yang bisa dihemat jika menggunakan pesawat komersial," katanya.
(A025/B010)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2010