Ambon (ANTARA News) - Maluku harus mempunyai institut musik, kata musisi yang pernah berduet dengan penyanyi latin Julio Iglesias dalam lagu Too All In The Girls I`ve Loved Before, Andre Hehanussa.

"Maluku jangan hanya terkenal sebagai gudang penyanyi saja, tapi juga harus punya institut musik Maluku dan orang Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke Amerika untuk belajar musik," katanya kepada ANTARA News di Ambon, Rabu.

Andre Hehanussa mengatakan, dirinya sebagai anak daerah sangat berkeinginan mengembangkan daerah asalnya. Untuk itu setelah kegiatan pelayaran Sail Banda, 24 Juli-17 Agustus 2010, dirinya akan mengajukan usulan kepada pemerintah provinsi agar membangun institut musik berskala internasional, guna memajukan industri musik di daerah itu.

"Jangan hanya studio biasa saja, tapi bangun institut dan ajak pakar-pakar musik seperti Erwin Gutawa, Indra Lesmana, Adi M.S dan lainnya untuk menjadi dosen terbang," katanya.

Suami dari Cut Rizky Theo itu menyatakan, dengan adanya institut musik, maka Maluku tidak hanya memiliki penyanyi yang terbina profesional di daerahnya sendiri, tetapi juga mempunyai arranger, komposer, bahkan orang yang khusus untuk mengatur tata ruang konser maupun panggung.

"Kita terkenal sebagai gudangnya penyanyi, tetapi selama ini kalau ingin belajar musik, anak-anak Maluku harus belajar di luar daerah," katanya.

Musisi kawakan berdarah Maluku itu mengaku, sangat bangga bisa tampil membawakan lagu berjudul Sail Banda yang diciptakannya dan liriknya dibuat oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu saat upacara puncak acara pelayaran berskala internasional Sail Banda yang dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Pelabuhan Yos Soedarso, Ambon, 3 Agustus 2010.

"Saya merasa sangat bangga sebagai anak daerah yang pulang kampung dan bisa tampil bersama Harvey Malaiholo, Mikha Tambayong dan Pasto yang juga penyanyi kawakan yang berasal dari sini," katanya.

Pria yang pernah meluncurkan sembilan album itu mengatakan, Sail Banda 2010 merupakan langkah awal untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Maluku yang memiliki banyak potensi pariwisata, aman untuk dikunjungi.

"Sail Banda merupakan ajang untuk mengangkat dan menjual apa yang dimiliki Maluku kepada dunia," kata Andre Hehanussa.
(T.KR-IVA/A011/P003)

Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2010