Seoul (ANTARA) - Saham-saham Korea Selatan berakhir menguat pada perdagangan Selasa, setelah sehari sebelumnya mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua tahun di tengah ekspektasi reformasi regulasi yang minim dan lebih banyak stimulus di bawah kepresidenan Joe Biden.

Indikator utama pasar Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,23 persen atau 5,63 poin, menjadi menetap pada 2.452,83 poin, dengan volume perdagangan mencapai 1,45 miliar saham senilai 17,7 triliun won (15,9 miliar dolar AS).

Indeks KOSPI terangkat 1,27 persen atau 30,70 poin menjadi 2.447,20 poin pada Senin (9/11/2020), setelah naik 0,11 persen atau 2,71 poin menjadi 2.416,50 poin pada Jumat (6/11/2020), dan menguat beruntun empat hari sebelumnya. Sementara itu, mata uang lokal berakhir pada 1.115.1 won terhadap greenback, turun 1,2 won dari tingkat penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Baca juga: Saham Korsel dibuka datar setelah capai tertinggi 2 tahun kemarin
Baca juga: Saham Korsel ditutup di tertinggi 2 tahun setelah kemenangan Joe Biden
Baca juga: Saham Kosel dibuka lebih tinggi, lanjutkan kenaikan sepekan sebelumnya


Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2020