Surabaya (ANTARA News) - PT General Motors Autoworld Indonesia (GMAI) selaku agen tunggal pemegang merek Chevrolet menargetkan bisa menjual sedikitnya 250 unit mobil kelas premium keluaran terbaru tipe Cruze pada tahun ini.

Regional Operation Manager wilayah Indonesia Timur PT GMAI Permana Razzy kepada wartawan di Surabaya, Rabu, mengatakan dari total target tersebut, penjualan di wilayah Jawa Timur diharapkan bisa memberikan kontribusi sekitar 25 persen, selain pasar utama di Jakarta dan kota-kota besar lainnya.

"Kami cukup optimistis dengan kondisi pasar otomotif saat ini, apalagi mobil varian baru ini punya keunggulan untuk bersaing dengan mobil sejenis di kelasnya," katanya di sela-sela peluncuran mobil tersebut.

Sejak diluncurkan pertama kali pada 2008 lalu, Chevrolet Cruze telah mencatat angka penjualan sebanyak 128.485 unit di seluruh dunia hingga akhir 2009.

Bahkan untuk Januari 2010, sebanyak 24.411 unit sudah terjual di berbagai negara, terbanyak di China yang mencapai 17.030 unit.

Di wilayah Jawa Timur, lanjut Permana, penjualan Chevrolet mengalami pertumbuhan cukup signifikan, kendati pasar otomotif sempat mengalami penurunan pada tahun lalu akibat krisis ekonomi.

Pasar mobil di Jatim mengalami penurunan dari 48.951 unit pada 2008 menjadi 43.958 unit pada 2009. Namun, penjualan Chevrolet pada periode sama justru tumbuh dari 67 unit menjadi 150 unit.

"Kami melihat potensi pasar Jatim masih cukup menjanjikan untuk dibidik dan diharapkan tahun ini penjualannya bisa lebih baik," katanya.

Dari sekitar 416 unit mobil sedan segala merek yang diperkirakan terjual di Jatim pada tahun ini, PT GMAI menargetkan Chevrolet Cruze yang dihargai Rp311 juta (tipe manual) dan Rp337 juta (otomatis) bisa menggaet sekitar 15 persennya atau sedikitnya 60 unit.

Corporate Communication Manager PT GMAI Kiki Fajar Harianto menambahkan Cruze merupakan salah satu proyek serius yang digarap Chevrolet, karena telah menghabiskan investasi sekitar 4 miliar dolar AS untuk pengembangan selama lebih dari 2 tahun.IAnt/R009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010