Medan (ANTARA News) - Penundaan kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS), Barrack Obama patut disayangkan karena kehadirannya akan membawa banyak manfaat bagi Indonesia.

"Dilihat dari segi apa pun, kehadiran Obama sangat bermanfaat bagi Indonesia," kata pengamat politik dari IAIN Sumatera Utara, Drs Ansari Yamah, MA di Medan, Jumat.

Secara umum, kata Ansari, tidak ada alasan yang layak dan kuat untuk menolak kehadiran Presiden AS, Barrack Obama ke Indonesia.

Selain memiliki nilai-nilai ketimuran, Barrack Obama dinilai mampu memberikan pembelajaran tentang tidak adanya perbedaan ras dan warna kulit dalam proses berbangsa dan bernegara.

Sebagai pemimpin sebuah negara besar, Barrack Obama juga mampu membawa perubahan global, termasuk dalam menciptakan proses perdamaian di dunia internasional.

"Selain itu, Barrack Obama juga mampu menunjukkan kecintaannya terhadap umat Islam," kata Ansari.

Namun sayangnya, kata dia, kedatangan Barrack Obama ditunda hingga Juni 2010 sehingga Indonesia juga mengalami penundaan dalam menerima manfaat atas kunjungan tersebut.

Sebagai presiden di sebuah negara adidaya yang pernah tinggal di Indonesia, kehadiran Barrack Obama juga diyakini membawa manfaat dalam pendidikan politik di tanah air.

Keberhasilan Barrack Obama menjadi presiden AS diperkirakan akan memberikan manfaat dalam menciptkan nilai kejujuran dalam berpolitik.

"Barrack Obama adalah `hasil` dari sebuah proses politik yang jujur," kata alumni Leiden Universoty Belanda tersebut.

Ansari mengharapkan seluruh lapisan bangsa Indonesia tidak perlu memperdebatkan lagi jika Presiden AS itu benar-benar berkunjung ke tanah air.(ANT/A038)

Pewarta:
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010