Jakarta (ANTARA News) - Sebanyak 29 unit kendaraan pemadam kebakaran (damkar) Provinsi DKI Jakarta dan Kodya Jakarta Pusat berhasil menjinakkan api yang membakar Pasar Inpres Senen Blok VI, Kamis (11/3) dinihari sekitar 02.00 WIB.

Petugas Damkar Provinsi DKI Jakarta, Badir, Kamis, mengatakan petugas sudah berhasil memadamkan api, namun masih siaga di lokasi kejadian, karena khawatir sumber api kembali melalap bangunan.

"Petugas masih berjaga hingga api benar-benar mati," ujar Badri.

Badri menuturkan pihaknya belum bisa menyebutkan penyebab atau asal sumber api maupun jumlah bangunan atau kios pedagang kaki lima (PKL) yang terlalap "si jago merah" karena petugas masih sibuk mengevakuasi bangunan.

Hingga saat ini belum ada laporan korban luka maupun meninggal dunia akibat insiden ludesnya kios permanen di belakang Terminal Pasar Senen itu.

Situs "Traffic Management Center" Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya menyebutkan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Senen menyelidiki penyebab insiden kebakaran itu.

Polisi juga mengarahkan jalur kendaraan yang melalui Pasar Senen untuk melewati Terminal agar tidak mengganggu lalulintas.

Sedangkan, seorang saksi mata, Randi menyatakan kebakaran itu mayoritas melalap bangunan kios penjual pakaian impor dan tas sehingga mempercepat dan memperbesar kobaran api.

Sebelumnya, sejumlah kios pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Blok-6, Pasar Inpres Senen, Jakarta Pusat, ludes terbakar, Kamis (11/3) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB. (T014/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010