Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan LRT Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) rute Cawang-Cibubur akan mulai diujicoba pada Oktober mendatang.

Budi seusai pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Senin, mengatakan uji coba dilaksanakan pada Oktober agar saat pembangunan jalur telah selesai, rangkaian kereta sudah siap digunakan.

“Saya mengusulkan ke Pak Menko agar dari Cawang sampai ujung Cibubur, yang sudah selesai ini, saya minta Oktober diujicoba. Barang sudah di INKA, bawa ke sini diujicoba karena uji coba butuh waktu paling tidak enam bulan sehingga saat nanti Dukuh Atas selesai keretanya sudah siap,” ungkapnya.

Budi mengatakan uji coba kereta yang dipercepat dilakukan menyusul pengalaman di LRT Palembang. Ia menyebut uji coba kereta di LRT Palembang memakan waktu hampir satu tahun karena uji coba perlu dilakukan secara intensif.

Dengan memulai uji coba kereta pada Oktober nanti, Budi berharap hal itu akan memangkas waktu uji coba sehingga moda transportasi massal bisa beroperasi dengan lebih cepat.

“Jadi kalau enam bulan dilakukan, Pak Luhut setuju dan akan disampaikan ke Adhi Karya untuk uji coba Oktober,” katanya.

Terpisah, Menko Luhut mengaku setuju uji coba kereta untuk LRT Jabodebek akan dilakukan pada Oktober mendatang. Menurut dia, uji coba memang perlu dilakukan lebih cepat karena proyek pembangunan transportasi massal itu telah molor hingga satu tahun.

“LRT ini terlambat hampir setahun gara-gara masalah pembebasan tanah. Tapi Agustus ini akan selesai, kita berharap tidak ada lagi pemunduran-pemunduran,” pungkasnya.

LRT Jabodebek yang sedianya bisa mulai beroperasi pada 2020 baru bisa beroperasi pada 2021 atau molor satu tahun dari rencana awal.

Baca juga: Pembebasan lahan LRT Jabodebek molor lagi
Baca juga: Luhut percepat pembayaran pembebasan lahan LRT Jabodebek