Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Jaya memasok sembako ke Kepulauan Seribu lewat SubJakGrosir, meski pembangunan JakGrosir di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu molor.

"Pasokan bahan pangan ke Kepulauan Seribu sudah kita jalankan untuk sepuluh pulau berpenghuni, yang itu kita namakan SubJakGrosir" ujar Kepala Humas Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Jaya, Amanda Dinajar, di Jakarta, Senin.

Ia berkata, SubJakGrosir merupakan unit kecil dari JakGrosir Kepulauan Seribu yang sedang dibangun. SubJakGrosir terdapat di sepuluh pulau berpenghuni yakni Tidung Besar, Untung Jawa, Pari, Lancang, Pramuka, Panggang, Harapan, Kelapa, dan Sabira.

Sementara itu pembangunan JakGrosir di Pulau Tidung Kecil, masih belum rampung dan ditargetkan kembali untuk selesai pada Agustus 2019. "Realisasi pembangunan JakGrosir sudah 80 persen," ujar dia.

Juga baca: Pembangunan Jakgrosir Kepulauan Seribu molor

Pembangunan JakGrosir seluas 492 meter persegi di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, dengan anggaran biaya sebesar Rp6 miliar dimulai pada 2018.

Namun pembangunan tersebut mengalami sejumlah kendala karena letaknya yang berada di pulau, sehingga pengiriman material dan barang ke lokasi, sangat dipengaruhi oleh faktor iklim dan cuaca.

Pembangunan JakGrosir di Kepulauan Seribu diharapkan membuat harga kebutuhan pokok di wilayah kepulauan, sama dengan harga di daratan Jakarta.

JakGrosir merupakan induk dari JakMart yang ada di Jakarta. Melalui JakGrosir, pedagang bisa mendapatkan barang dengan harga yang murah dan bersaing.

Selain pedagang yang berada di naungan pasar, ada tiga kategori lainnya yang dapat belanja di JakGrosir, antara lain, pegawai Pemprov DKI Jakarta, karyawan Perumda Pasar Jaya, dan masyarakat yang memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP).