Medan (ANTARA) - Manajemen PSMS Medan membantah isu hengkangnya pemain naturalisasi Mohammadou Al Hadji dari skuat, yang sempat merebak lewat unggahan media sosial Jumat (26/7) kemarin.

Pada Jumat (26/7) di media sosial instagram sempat muncul akun atas nama @mohammadoualhadji yang mengunggah foto Al Hadji dan Lamina Diallo yang membubuhkan pesan pamitan dari PSMS, namun akun tersebut kini sudah tak lagi bisa ditemukan dalam pencarian.

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja, mengatakan, kabar hengkangnya Al Hadji sebagai hoax yang tidak perlu didengar.

"Al Hadji itu pemain profesional, mana mungkin dia menyampaikan kabar seperti melalui medsos, " ujar pria yang akrab disapa King itu dihubungi dari Medan, Sabtu.

Ditegaskan, Al Hadji masih terikat kontrak resmi dengan PSMS, maka dia tidak bisa pergi begitu saja, seperti yang diungkapkan kabar hoax itu.

Baca juga: PSMS kalahkan Persita 1-0

Baca juga: PSMS tanpa tiga pilar hadapi Persita


Mengenai fasilitas tempat tinggal Al Hadji, awalnya Al Hadji diberi fasilitas di hotel Sriwijaya, kemudian kini tinggal di apartemen di kawasan Setiabudi Medan.

Diakui, apartemen ini dikeluhkan Al Hadji yang merasa lokasinya jauh dari stadion Kebun Bunga.

Namun, manajemen menurut King sudah mendapatkan apartemen yang dekat stadion seperti yang diminta Al Hadji.

"Apartemen itu akan kita urus segera, seperti yang diminta Al Hadji," ujar King yang sedang berada di Jakarta bersama manajer tim Mulyadi Simatupang mengikuti KLB PSSI.

Selain itu Julius Raja juga membantah mengenai jika manajemen sudah memutuskan kontrak pemain naturalisasi lainnya Lamina Diallo.

"Saya heran berita dari mana itu, kita belum putus kontrak Diallo, dia masih bersama PSMS, berita hoax itu, " tegas King.

Baca juga: Songsong Liga 3, Asprov PSSI Sumsel gelar pertemuan besok

Baca juga: Pelatih : Persebaya tidak ingin jadi korban kebangkitan Semen Padang