Pontianak (ANTARA) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sipni mengatakan dari 313 Jamaah Calon Haji (JCH) yang berangkat hari ini, Rabu terdapat dua jamaah yang mutasi dari Kepulauan Riau ikut rombongan Sambas.

"Ada dua jamaah yang berangkat bersama CJH asal Kabupaten Sambas, merupakan mutasi dari Kepri, " ujar Sipni saat dihubungi di Sambas, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa jumlah jamaah haji yang berangkat pada gelombang pertama dari Sambas yakni sebanyak 313 jamaah dari total 343 orang.

"Jamaah dari berangkat hari ini akan langsung ke Asrama Haji Pontianak, dan besok diberangkatkan ke Batam. Kemudian pada 19 Juli jamaah akan diberangkatkan menuju Madinah. Untuk keberangkatan sisa CJH lainnya dari hari ini baru akan diberangkatkan pada 31 Juli 2019.," katanya.

Disebutkan oleh Sipni, terdapat juga jamaah yang tertunda keberangkatannya karena beberapa hal termasuk sakit.

"Jamaah haji yang tertunda berangkat dan telah melakukan pelunasan berjumlah 4 orang, meninggal setelah pelunasan 2 orang. Terdapat juga jamaah haji yang sakit sampai sekarang salah satu dirawat di rumah sakit Abdul Aziz Singkawang ada dua yang sakit tapi bisa diberangkatkan, mereka berangkat dengan kendaraan sendiri menuju Pontianak," terang Sipni.

Sementara itu, Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili saat melepas CJH asal Kabupaten Sambas yang dipusatkan di Masjid At Taqwa Pemangkat meminta CJH untuk mendoakan agar Kabupaten Sambas terus mendapat berkah sehingga terus maju.

"Semoga CJH diberikan keselamatan, kemudahan dan kesabaran. Kami berbahagia untuk mengantar calon jamaah karena mereka calon penghuni surga. Jangan lupa mendoakan kami, doakan kami yang baik-baik. Doa untuk bupati, wakil bupati dan semuanya supaya kami memimpin dengan sebaik-sebaiknya agar keberkahan selalu ada di Kabupaten Sambas, " kata dia.

Baca juga: 5 calon haji Kalbar tunda keberangkatan
Baca juga: Walkot Pontianak berikan tali asih kepada 710 calon haji
Baca juga: Kanwil Kalbar lepas calon haji kloter 12