Kota Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Kapolresta Probolinggo AKBP Alfian Nurrizal mengajak seluruh masyarakat di daerah itu untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan pasca-putusan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilu Presiden 2019 di Mahkamah Konstitusi.

"Kami berharap seluruh elemen masyarakat di Kota Probolinggo dapat bersatu kembali," kata AKBP Alfian Nurrizal yang menginisiasi kegiatan mempersatukan antarelemen masyarakat Kota Probolinggo pasca-putusan MK di KDS Departement Store Kota Probolinggo, Jawa Timur, Jumat.

Kegiatan menjalin persatuan dan kesatuan pasca-putusan MK itu dihadiri oleh Kasdim Kodim 0820 Probolinggo Mayor Teguh, Ketua FKUB Kota Probolinggo Halim, Komisioner KPU Kota Probolinggo Rafan, Ketua Bawaslu Kota Probolinggo Adzam Fikri.

Kemudian, PCNU Kota Probolinggo, Gerakan Pemuda Ansor Kota Probolinggo, Perwakilan Kombatpol Kota Probolinggo, Komunitas Nelayan Kota Probolinggo, Karyawan KDS serta Karyawan Sinar Terang Kota Probolinggo juga hadir memberikan dukungan kegiatan tersebut.

Baca juga: Gus Sholah anjurkan percepat rekonsiliasi

Baca juga: Megawati dorong pemimpin bangun semangat persaudaraan dan persatuan

"MK sudah menyampaikan hasil keputusannya yang disaksikan oleh seluruh warga Indonesia melalui tayangan langsung di televisi, sehingga kami mengajak warga Kota Probolinggo untuk menghargai keputusan tersebut dan menjaga NKRI bersama, serta yang paling penting menjaga persatuan Indonesia," katanya.

Alfian mengucapkan terima kasih kepada undangan dan masyarakat Kota Probolinggo yang hadir pada dalam kegiatan mempersatukan kembali warga Kota Probolinggo pasca-putusan MK.

"Kami juga mengucapkan terima kasih dalam Pemilu 2019 sudah berjalan dengan aman dan kondusif berkat kerja sama kita semua yang ikut serta menjaga Kota Probolinggo," katanya.

Baca juga: Politisi PAN suarakan rekonsiliasi setelah putusan MK

Komisioner KPU Kota Probolinggo Rafan dalam kesempatan itu juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut membantu mengawasi Pemilu 2019 sehingga berjalan dengan aman dan kondusif.

"Sekarang sudah tidak ada 01 dan 02, yang ada persatuan Indonesia dan warga Kota Probolinggo mari bersama-sama menjaga NKRI," katanya.

Baca juga: Kiai Jatim sambut positif pernyataan Jokowi-Prabowo pasca-putusan MK

Baca juga: Prabowo nyatakan koalisi Indonesia Adil Makmur selesai