Solo (ANTARA) - Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo atau yang akrab disapa Rudy enggan kembali menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Surakarta karena sudah menjabat sejak 20 tahun.

"Saya sudah tidak mau dicalonkan lagi, sudah bosan. Bahkan sebelumnya saya juga sudah mengabdi di partai, kalau sejak awal mungkin sudah 43 tahun," katanya di Solo, Jateng, Kamis.

Ia mengatakan keengganannya kembali menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Surakarta tersebut juga sudah disampaikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Meski demikian, ia akan tetap mengikuti arahan dari ketua umumnya.

"Saya sudah matur ke Ibu (Megawati, red), kalau saya ibarat diminta membuka pintu di Teuku Umar (kediaman Megawati, red) saya lakoni," katanya.

Sementara itu, ia tidak menampik kembali dicalonkan sebagai Ketua DPC PDIP Surakarta. Meski demikian, ia merasa sudah saatnya diganti.

Bahkan, ia menyatakan siap mendukung siapapun yang nantinya terpilih menggantikannya menjadi ketua DPC PDIP Surakarta.

Meski demikian, ia mengakui memiliki kriteria untuk para kandidat, salah satunya harus memiliki loyalitas kepada partai dan pimpinan partai.

"Termasuk harus melalui karir struktural di kepartaian terlebih dahulu. Kalau jenjang struktural itu sudah ada dalam juklak dan juknis (petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis, red)," katanya.

Baca juga: Kampanye PDIP di Solo tanpa konvoi dan rapat terbuka

Baca juga: Wali kota Solo tolak dicalonkan lagi selama aturan dilanggar

Baca juga: Rudyatmo maju lagi kalau diminta ketua umum PDIP