Jayapura (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta penyelenggaraan PON XX di Papua terus digaungkan melalui promosi-promosi seperti halnya di Bandar Udara Sentani dan tempat lainnya.

"Jadi harus ada ruang khusus di seluruh bandar udara yang ada di Papua bahkan wilayah Indonesia lainnya untuk mempromosikan PON XX pada 2020," katanya di Jayapura, Jumat.

Menurut Imam, yang dipromosikan bukan hanya arena pertandingan berstandar internasional dengan gedung-gedung olahraga (GOR) tapi juga destinasi wisata di Provinsi Papua.

"Destinasi wisata laut, gunung, danau maupun lainnya harus dipromosikan secara maksimal sehingga yang datang ke Papua tidak hanya ingin menikmati atletnya bertanding, tidak juga ingin melihat kehebatan panitia penyelenggara tapi juga wisata," ujarnya.

Dia menjelaskan hal mengenai wisata ini penting untuk selanjutnya dibahas dalam rapat-rapat mendatang di mana khususnya bidang transportasi yang harus digarisbawahi.

"Saya ingin ada rapat lagi mengenai transportasi di mana Menteri Perhubungan dapat membahas mengenai kemudahan transportasi karena jangan sampai atlet tidak ikut PON karena tiket mahal," katanya.

Dia menambahkan permasalahan tiket mahal ini juga harus disiasati sejak dini dan ini merupakan masalah krusial yang harus segera diatasi, sedangkan soal pembangunan dan rehabilitasi GOR tinggal pelaksanaannya sesuai dengan anggaran 2019-2020.

"Oleh karena itu, saya sengaja menitipkan salah satu Deputi Kemenpora untuk terus berdiskusi mengenai hal teknis apa yang kemudian menjadi kendala dalam pembangunan venue dan lain sebagainya," ujarnya.

Baca juga: Menpora minta noken jadi cenderamata PON XX Papua