Jakarta (ANTARA) - Kinerja keuangan Kementerian Pariwisata meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Tahun 2018.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan yang juga ditunjuk sebagai Plt. Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ni Wayan Giri Adnyani saat menerima penghargaan di Auditorium Lantai 2 Tower BPK RI Jakarta Pusat, Senin, mengatakan prestasi ini merupakan buah dari hasil kerja keras aparatur Kemenpar sekaligus kepatuhan seluruh jajaran kementeriannya terhadap undang-undang yang berlaku.

“Ada 38 Kementerian/Lembaga yang meraih WTP di lingkungan Auditorat Utama Keuangan Negara (AKN) III. Ini sebuah prestasi tersendiri bagi Kemenpar,” kata Ni Wayan Giri Adnyani.

Giri sapaan Ni Wayan Giri Adnyani juga menyebut, prestasi ini diperoleh dengan upaya dan usaha yang keras. Lalu disertai komunikasi yang baik, sehingga dapat mencapai opini Wajar Tanpa Pengecualian dengan tingkat profesionalisme tinggi.

Opini WTP tersebut berhasil diraih Kementerian Pariwisata selama empat tahun berturut-turut dari tahun 2015 hingga 2018 selama kepemimpinan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Prestasi ini harus menjadi pemantik semangat untuk bekerja lebih keras lagi dalam mempertahankan opini WTP,” kata Giri.

Giri juga mengungkapkan, capaian ini adalah suatu hal yang membanggakan. Ia juga berharap para pegawai di lingkungan Kemenpar terus bekerja keras dalam menjaga integritas tata kelola keuangan negara.

“Namun, predikat WTP bukanlah akhir. Ini titik awal kita untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan APBN di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Baca juga: Kemenperin raih opini WTP ke-11 kali
Baca juga: KKP raih opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK
Baca juga: Laporan Keuangan Kementan peroleh opini WTP dari BPK