Makassar (ANTARA) - Puncak arus balik Lebaran 2019 jumlah penumpang di Pelabuhan Makassar, eks Sukarno-Hatta, Makassar Sulawesi Selatan mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun lalu.

"Data H+2 Posko terpadu jumlah penumpang mencapai 454 ribu orang atau tumbuh 116 persen dibanding peitu riode sama 2018 lalu sebanyak 389 ribu orang. Sementara kunjungan kapal sebanyak 752 kali atau tumbuh 110 persen dibanding priode sama tahun 2018," sebut Direktur Operasi dan Komersial PT Pelindo IV, Riman S Duyo, di Makassar, Selasa.

Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk menggunakan kapal laut cukup tinggi. Salah satu penyebab utamanya adalah berdasarkan penyampaian penumpang kapal akan tingginya harga tiket pesawat.

Dengan tingginya animo masyarakat, lanjut dia, tidak menjadikan adanya pembatasan penumpang. Sebab, keselamatan dan keamanan pelayaran tetap menjadi pertimbangan utama.

Kendati demikian, untuk rasio jumlah penumpang per kapal, kata dia, tetap stabil, dengan pertumbuhan yang tidak lebih dari 5 persen.

Jika dibadingkan pada tahun 2018, rata-rata jumlah penumpang per kapal 587 orang, namun pada 2019, jumlahnya meningkat rata-rata 603 orang per kapal.

"Posko Terpadu akan berjalan sampai dengan 19 Juni 2019 sementara untuk pemantauan arus balik masih akan terus dilakukan," tambah Riman

Sementara GM Pelni Cabang Makassar, Ridwan Mandaliko mengemukakan, pada hari ini Selasa (11/6), ada tiga kapal Pelni yang bersandar di dermaga Pelabuhan Makassar. Sedangkan Senin (10/6) kemarin ada empat kapal yang sandar di dermaga.

"Sampai H+2 (Jumat) lebaran 2019 sudah ada 2.386 penumpang. Sebab, di hari Sabtu-Minggu kami tidak melayani kapal yang membawa penumpang arus balik," katanya

Sedangkan untuk data H+5 lebaran 2019, jumlah penumpang yang meninggalkan Makassar sebanyak 4.456 orang melalui pelabuhan Makassar, dengan menggunanakan enam kapal Pelni.

Enam kapal tersebut dengan tujuan Bau-bau dan Surabaya. Jumlah penumpang yang naik pada arus balik sebanyak 4.356 orang penumpang. Dengan rincian tujuan Surabaya 2.688 orang dan Bau-bau sebanyak 1.778 orang penumpang.

Selain itu, Pelni masih akan melayani 700-an penumpang hingga H+6 yakni KM Umsini tujuan Surabaya, KM Dorolonda serta KM Sinabung. Sedangkan kapal yang akan mengangkut penumpang tujuan Bau-Bau seperti KM Lambelu, KM Nggapulu, dan KM Dorolonda.