Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Pemudik yang menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bisa langsung mendapatkan layanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) apabila sakit saat mudik Lebaran 2019.

"Mereka tidak harus mendapatkan rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)," kata Kepala BPJS Kesehatan Cikarang, Heni Riswanti, Sabtu.

Keputusan itu diambil menyusul banyaknya FKTP yang libur saat Idul Fitri mendatang sehingga peserta tidak menemui kesulitan dan tetap mendapat layanan di rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Jadi biasanya ke rumah sakit setelah dapat rujukan dari FKTP tapi saat musim mudik dan lebaran besok dapat langsung menuju IGD rumah sakit jika FKTP yang biasa dituju libur atau sedang berada di luar daerah," katanya.

Heni menjelaskan, pelayanan ini berlaku sejak H-7 hingga H+7 lebaran. "Hal tersebut memang sudah seharusnya perlu diatur demi berjalannya pelayanan medis kepada masyarakat," ujarnya.

Terlebih, berdasarkan catatan pihaknya, 70 persen dari 178 FKTP di Kabupaten Bekasi tidak beroperasi pada musim mudik, bahkan saat hari H Idul Fitri 1440 Hijriah, 90 persen FKTP dipastikan tutup.

"Itu mayoritas FKTP swasta. Kalau yang pemerintah, puskesmas tetap buka," ungkapnya.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk kondisi gawat darurat, namun peserta juga bisa menggunakan layanan medis dasar. Untuk memastikan pelayanan ini berjalan, pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan seluruh rumah sakit yang ada.

"Program ini berlaku di seluruh Indonesia, secara nasional. Jadi tidak ada peserta yang ditolak karena tidak mengantongi surat rujukan," katanya.

Heni melanjutkan, untuk mempermudah informasi pelayanan FKTP, peserta dapat mengakses sejumlah platform informasi yang dimiliki BPJS Kesehatan.

"Seperti mobile JKN, bisa diunduh di Play Store atau layanan lainnya. Jika membutuhkan layanan kesehatan, tinggal masukkan lokasi kita nanti muncul FKTP yang beroperasi di sekitar kita atau rumah sakit," kata dia.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga memberi kemudahan bagi penderita penyakit kronis yang memerlukan obat-obatan secara berkala dimana pasien dapat mengambil obat lebih awal dari jadwal yang ditetapkan.

"Jika ingin mengambil obat saat mudik, di kampung halaman pun bisa. Tinggal membawa resep dari FKTP," katanya.

Heni memastikan, selama musim lebaran pihaknya tetap beroperasi untuk beberapa layanan. "Petugas kami tetap siap sedia untuk beberapa pelayanan seperti pendaftaran bayi baru lahir, pencetakan kartu bayi baru lahir, perbaikan data, dan pencetakan kartu peserta yang sedang rawat inap," katanya.