Banjarmasin (ANTARA) - Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berbagi sembako ke daerah rawan peredaran narkoba di Kota Banjarmasin guna bisa menyentuh masyarakat setempat untuk tidak terpengaruh terhadap propaganda bujuk rayu para bandar atau pengedar.

"Ini program berbagi yang kami namakan Jumat Berkah yang dilaksanakan setiap hari Jumat," terang Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Wisnu Widarto di Banjarmasin, Jumat.

Adapun warga kurang mampu di lokasi rawan narkoba yang disambangi kali ini di sepanjang Jalan Veteran dan Gatot Subroto Bajarmasin.

Ada 10 Kepala Keluarga (KK) yang didatangi untuk diberikan sembako. Warga pun senang dengan kehadiran polisi untuk berbagi, bukan untuk menangkap.


Wisnu mengakui, pendekatan secara humanis tersebut memang untuk bisa lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. Sehingga kehadiran aparat dari satuan fungsi pemberantasan tindak pidana narkoba tidak melulu untuk menangkap para pengedar dan penyalahguna.

"Kalau sudah masyarakat simpati dengan polisi, maka komunikasi pun akan nyaman. Pada akhirnya masyarakat secara proaktif memberikan informasi dan juga tumbuh kesadaran dari dalam diri untuk tidak terlibat peredaran narkoba," jelas Wisnu.

Karena menurut dia, mencegah untuk tidak bersentuhan dengan barang haram yang namanya narkoba harus tumbuh dari dalam hati, selain faktor lingkungan yang juga dominan mempengaruhi.

Di sisi lain, tambah Wisnu, silaturahmi dan pemberian sembako itu diharapkan dapat membiasakan anggotanya untuk berbagi dengan sesama.