Pekanbaru (ANTARA) - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru, Amiruddin, melakukan pemantauan ke pelabuhan pada H-7 untuk mengecek kesiapan menghadapi arus mudik, salah satunya ke Pelabuhan Sungai Duku, Rabu.

Amiruddin meninjau Posko Siaga Khusus Lebaran 2019/1440 H di pelabuhan itu dan berkeliling melihat kondisi penumpang.

Menurut dia, jumlah penumpang kapal masih relatif normal dan kondisi arus mudik juga belum mengalami peningkatan yang signifikan.

“Hari ini saya melakukan pemantauan untuk memastikan bahwa arus mudik berjalan dengan lancar, karena salah satu titik yang selalu ramai di saat arus mudik ini adalah di Pelabuhan Sungai Duku,” katanya.

Menurut dia, jalur transportasi air ini menjelang H-2 dan H-1 akan mengalami peningkatan penumpang yang signifikan. Rute di Riau yang banyak penumpang adalah dari Pekanbaru ke Batam, Siak, Selatpanjang dan lainnya.

Ia mengatakan Basarnas Pekanbaru menyiagakan Kapal Patroli KN 413 untuk memberikan rasa kenyamanan kepada masyarakat apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dan setiap harinya anggota kita siagakan sebanyak lima personel untuk bergabung di Posko Siaga khusus Lebaran 2019 Pelabuhan Sungai Duku,” tambahnya.

Untuk Posko gabungan Siaga Khusus Lebaran, Basarnas Pekanbaru siaga di beberapa titik di antaranya Bandara SSK II Pekanbaru, Pelabuhan Sungai Duku, Teminal Payung Sekaki. Selain itu, ada juga penyiagaan personel ke arah Lintas Timur jalur Duri Dumai dan Lintas barat via perbatasan Riau Sumbar.

“Untuk Posko Siaga Lebaran di luar Pekanbaru, kita juga menyiagakan anggota di Pos SAR Bengkalis di Pelabuhan Laksmana, Pelabuhan RSUD Tembilahan Pos SAR Tembilahan, Pelabuhan Pokala Dumai ada KN 218 dan Unit Siaga SAR Bagan siapi api di Pelabuhan Aliong kabupaten Rohil,” ujarnya.

Menurut dia, sejauh ini arus mudik Lebaran dalam keadaan aman serta lancar dan saat ini belum ada laporan masyarakat atau instansi terkait dalam hal musibah dan kondisi membahayakan manusia.

Kepala Basarnas Pekanbaru mengimbau kepada masyarakat apabila hendak berpergian utamakan keselamatan.

Apabila ada suatu musibah atau kondisi yang membahayakan masyarakat juga diminta langsung menelpon ke Basarnas via Emergency Call 115 bebas Pulsa serta No telpon 0761-674821.

“Kita siap membantu, dan kita ‘stand by’ 24 jam,” kata Amiruddin.


Baca juga: Tim Basarnas Palembang siaga di dua pelabuhan penyeberangan
Baca juga: Pelabuhan tak resmi Riau pintu masuk narkoba ke Indonesia