Banjarmasin (ANTARA) - Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Yazid Fanani mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di bulan puasa Ramadhan ini. Terlebih jelang Lebaran yang kerap diiringi meningkatnya aksi kejahatan bermotif ekonomi.

"Utamanya ibu-ibu yang melakukan kegiatan berbelanja agar tak menggunakan perhiasan yang berlebihan," kata Kapolda di Banjarmasin, Jumat.

Menurut dia, penampilan yang mencolok dengan barang berharga di badan tentunya dapat mengundang hasrat para pelaku kejahatan.

Selain itu, aksi kriminal lainnya seperti pencurian kendaraan bermotor juga patut diwaspadai. Apalagi pelaku kerap memanfaatkan kelengahan warga ketika melaksanakan Shalat Tarawih.

"Modus pelaku biasanya memantau pemukiman yang sepi ditinggal penghuninya Tarawih. Makanya pastikan pagar rumah terkunci dan motor yang ditinggal kalau bisa dibawa masuk ke dalam, jangan diteras jika rawan curanmor," jelas jenderal polisi bintang dua itu sembari menginstruksikan anggotanya di lapangan meningkatkan patroli untuk menjamin keamanan.

Sedangkan bagi yang berencana mudik melaksanakan perjalanan panjang jalur darat, Kapolda mengingatkan untuk mengecek lagi kondisi kendaraannya.

Di samping itu, kata dia, berkendaralah dengan santun dan tidak melebihi batas kecepatan yang ditentukan sesuai aturan berlalu lintas.

"Tahun lalu kecelakaan lalu lintas masih relatif tinggi. Insya Allah pada tahun ini tidak ada kecelakaan yang berakibat fatal jika pemudik mematuhi aturan berlalu lintas dan ingat berhentilah jika lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri hanya untuk mengejar cepat sampai. Kami siapkan rest area di Pos-Pos Polisi maupun Polsek dan Polres," pungkasnya.

Yazid pun berharap, seluruh warga Banua Kalimantan Selatan dapat menjaga kondusifitas jelang Lebaran dan tidak euforia secara berlebihan hingga berakibat terganggunya kamtibmas.