Meulaboh, Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh akan terus memberikan modal usaha dan pembinaan kepada penyandang disabilitas atau difabel sehingga kelompok tersebut produktif dan berdaya saing dalam dunia usaha.

"Kami upayakan dengan membantu mereka, mulai dari memberikan modal usaha hingga penyediaan fasilitas untuk mereka bekerja sehingga saudara - saudara kita ini bisa produktif membangun usaha secara mandiri," katanya di Meulaboh, Senin.

Di sela - sela berdialog bersama kaum difabel di Dinas Sosial Aceh Barat, disampaikan, Pemkab Aceh Barat terus memberdayakan kaum difabel dengan memberikan bantuan modal usaha serta kendaraan bantu memudahkan aktivitas.

Ramli, MS merencanakan dalam waktu dekat para penyandang disabilitas akan dibantu pula kelengkapan pekerjaan usaha ritel, yakni penjualan bahan bakar minyak (BBM) seperti penyediaan box Pertamini.

"Dinsos akan ditugaskan, mendata berapa orang yang berminat Pertamini, untuk pengecer BBM. Nanti agen juga disediakan sehingga mereka tidak payah - payah membeli minyak di SPBU," jelasnya.

Ramli, MS berkata, bahwa program ini lebih efektif ketimbang pekerjaan pemberdayaan ekonomi masyarakat lain seperti program menjahit mau pun pemberian modal usaha perajin kue sebagaimana dilakukan selama ini.

Dengan bertambahnya tingginya volume kendaraan roda dua di Aceh Barat, kebutuhan masyarakat akan BBM eceran lebih besar sehingga peluang usaha tersebut harus bisa diambil oleh para kaum disabilitas yang kurang akan keahlian khusus.

"Distributor bisa dibentuk dari kalangan mereka sendiri, pemda dalam hal ini Dinas Sosial memantau kegiatan usaha tersebut agar berjalan. Difabel di Aceh Barat punya martabat, coba lihat tidak ada mereka yang meminta - minta," sebutnya lagi.

Ramli, MS menyampaikan, Aceh Barat sepi dari pengemis atau peminta - minta yang merupakan penduduk lokal, kalau pun ada yang nampak terlihat meminta di jalan - jalan, dia meyakinkan bahwa difabel tersebut bukan warga Aceh Barat.

Baca juga: Penyandang difabel dilatih membuat kerajinan dari limbah plastik

Baca juga: 13 penyandang disabilitas lolos seleksi CPNS Jawa Tengah