Pontianak (ANTARA) - Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat mendapatkan empat truk tambahan pasokan elpiji dari Pertamina untuk mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan 2019.

“Elpiji tersebut untuk memenuhi kebutuhan di kabupaten Bengkayang. Agen Elpiji kecamatan Bengkayang memastikan pasokan tersebut khususnya untuk gas berukuran tiga kilogram aman selama Ramadhan,” ujar AdministratorAgen Elpiji PT. Mita Bengkayang, Kalimantan Barat, Aleksander saat dihubungi di Bengakayang, Selasa.

Aleksander menjelaskan bahwa gas subsidi tersebut disuplai melalui 34 pangkalan yang tersebar di 14 kecamatan yang ada di Bengkayang.

“Hampir semua kecamatan di Bengakayang yang disuplai di 34 pangkalan mendapat semua, kecuali di wilayah Kecamatan Siding, Lembah Bawang dan Suti Semarang. Sehingga secara stok, itu aman,” ujar dia.

Ia menambahkan bahwa untuk harga elpiji melon tersebut saat ini tidak mengalami kenaikan harga.

"Elpiji tiga kilogram tetap normal, untuk ke tingkat pangkalan dijual dengan harga Rp17.000 sampai Rp18.00 per tabung," kata dia.

Sementara itu, Manager Region Communication Relation and CSR Kalimantan, Heppy Wulansari menjamin stok elpiji subsidi di wilayah Pulau Kalimantan dan Kalbar khususnya aman sepanjang bulan Ramadhan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

"Kami sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipatif dalam penyaluran elpiji tiga kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan di Kalimantan termasuk di Kalbar, seperti penambahan stok hingga sebesar enam persen di atas kebutuhan normal," kata dia.

Untuk di Kalbar, menurut dia, pihaknya menambah stok elpiji tiga kilogram sebesar sembilan persen, sebagai antisipasi peningkatan permintaan, yakni dari kebutuhan normal sebanyak 10.125 metrik ton/bulan menjadi 11.016 metrik ton.

“Penambahan stok tersebut cukup untuk mengakomodir peningkatan kebutuhan elpiji tiga kilogram bagi masyarakat di Kalbar dan Kalimantan umumnya selama Ramadhan tahun ini,” katanya.