Banda Aceh (ANTARA) - Dinas Sosial Aceh menyatakan, pemulangan jenazah Muhammad Ikram Zamzami (25), mahasiswa dari provinsi berjuluk "Serambi Mekkah" yang sedang menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo, yang meninggal dunia di Rumah Sakit El-Safarat, Mesir, dijadwalkan tiba di Aceh, pada Rabu (24/4).

"Jenazah beliau telah diterbangkan kemarin (Ahad 21/4) sekitar pukul 13.00 waktu Mesir. Direncanakan sampai Bandara SIM (Sultan Iskandar Muda) pada Rabu pekan ini," kata Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri di Banda Aceh, Senin.

Menurutnya, lamanya tiba di provinsi paling barat Indonesia ini terjadi akibat pesawat yang membawa jenazah Muhammad Ikram Zamzami harus mendarat terlebih dahulu di Turki, dan baru almarhum diterbangkan ke Jakarta.

Setelah tiba di Jakarta melalui Bandara Internasional Cengkareng Soekarno-Hatta, Banten, jenazah harus menempuh sekitar tiga jam lamanya di perjalanan udara untuk tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

Seperti diketahui Muhammad Ikram Zamzami merupakan anak bungsu dari pasangan Zamzami dan Nurlaela yang meninggal dunia, karena sakit yang diderita di Rumah Sakit El-Safarat, Mesir, Ahad (21/4) dini hari.

"Kami telah ke rumah duka kemarin (Ahad 21/4), yang beralamat di Gampong (desa) Ajun Jempet, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Kami Pemerintah Aceh turut belasungkawa atas meninggalnya adik kita Muhammad Ikram Zamzami," katanya.

Pemerintah Aceh, lanjut dia, akan menanggung semua biaya pemulangan almarhum dari Mesir, karena pemulangan warga Aceh dari luar negeri merupakan tanggung jawab instansi yang dipimpinnya.

Pihaknya telah menghubungi salah seorang pejabat di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo, Mesir, bahwa Dinas Sosial Aceh menanggung pembiayaan pemulangan hingga sampai ke rumah duka di Aceh Besar.

"Kepada kami, Pak Plt (Pelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah) berpesan agar tolong dipulangkan jenazah almarhum ke Aceh. Makanya kami hadir di sini sambil bertakziah kemarin," tegasnya.

Kepada ayah almarhum Zamzami, Alhudri juga turut memberikan sedikit santunan, sambil menyampaikan salam dari Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

"Pak Plt gubernur Aceh titip salam untuk bapak. Semoga bapak, dan keluarga diberikan ketabahan," ujar Alhudri.

Zamzami menyampaikan terima kasih terutama ke Pemerintah Aceh dan Dinas Sosial Aceh atas kunjungannya, dan sekaligus membicarakan rencana pemulangan jenazah anaknya yang meninggal dunia dari Kairo, Mesir.

"Terima kasih pak kadis (kepala dinas) atas kunjungannya," kata dia.