Jakarta (ANTARA) - Hasil survei lembaga Indopolling Network yang dilakukan 3-8 April 2019 menunjukkan elektabilitas pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf jauh mengungguli pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.

"Berdasarkan temuan survei kami, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf saat ini jauh mengungguli pasangan Prabowo-Sandiaga," kata Direktur Indopolling Network Wilhelmus Wempy Hadir, dalam acara pemaparan hasil survei di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan survei Indopolling Network elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 57,4 persen, sedangkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga 32,5 persen dan tingkat pemilih belum menentukan pilihan sebesar 10,1 persen.

"Kalau kita lihat jarak antara kedua pasangan sangat lebar, lebih dari 20 persen," ujar Wempy.

Dia menilai selisih tersebut sangat signifikan. Jika tidak ada kejadian luar biasa sampai hari "H" pemilihan, pasangan Jokowi-Ma'ruf menurutnya, akan unggul di Pilpres 2019.

Dia mengatakan dari sisi sebaran dukungan pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di hampir semua zona wilayah, kecuali Sumatera.

Di wilayah Sumatera elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 45 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga 48,2 persen.

Sementara wilayah yang memberikan kontribusi kemenangan terbesar bagi Jokowi-Ma'ruf adalah Jateng, Jatim, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di ketiga wilayah itu elektabilitas Jokowi-Ma'ruf mencapai kisaran 79,1 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga 15,3 persen.

Survei Indopolling Network dilakukan 3-8 April 2019, dengan melibatkan 1.080 responden yang tersebar di seluruh Provinsi Indonesia. "Margin of error survei" plus minus 2,98 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.