Nunukan (ANTARA) - Badan Keamanan Laut (Bakamla) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam waktu dekat ini akan membentuk desa maritim bersinar narkoba.

Kerja sama kedua lembaga ini disepakati di Markas Besar Bakamla RI Jalan Proklamasi Nomor 56 Menteng Jakarta Pusat, Selasa.

Kepala Sub Direktorat Kerja Sama Dalam Negeri Bakamla RI, Eli Susiyanti yang memimpin pertemuan tersebut
mengharapkan bisa memutuskan mata rantai peredaran narkoba yang sudah sampai ke desa-desa maritim.

Pembentukan desa maritim bersinar ini selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), jelas dia.

Menurut Eli, kriteria pembentukan desa maritim bersinar berdasarkan hasil kajian akademis oleh Universitas Padjajaran (UNPAD).

Diantaranya berlandaskan rawannya jalur penyelundupan narkoba melalui laut, kemudian adanya potensi masyarakat untuk berpartisipasi memerangi peredaran narkoba.

"Desa yang akan diterapkan sebagai desa maritim bersinar dalam waktu dekat adalah di Kabupaten Nunukan," ujar dia.

Eli menyatakan, Bakamla RI akan menyosialisasikan mengenai keamanan dan keselamatan laut serta partisipasi masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam rangka pemahaman pencegahan gangguan keamanan laut di wilayahnya.

Sedangkan, BNN sendiri akan mengisi kegiatan seperti penyuluhan P4GN, tes urine, kegiatan anti narkoba dan pemberdayaan masyarakat dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut.

Eli menambahkan, pembentukan desa maritim bersinar tersebut juga akan melibatkan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta dan Kementerian Desa dan Pemerintahan Desa Tertinggal.

Kewenangan STIP, kata Eli, akan memberikan diklat pemberdayaan masyarakat desa maritim Basic Safety Training kapal layar motor.

Begitu juga dengan Kemendes-PDT untuk pengalokasian dana dalam membentuk Kelompok Potensi Maritim (Poksimar).

Pada kesempatan itu, Kasubdit Ketenagakerjaan BNN, Dian Anggraeni mengutarakan, kerjasama dan pemberdayaan masyarakat ini, besar harapan upaya pemberantasan penyelundupan dan peredaran narkoba dapat teratasi.