Sungailiat (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung menggagas lomba bercerita bagi siswa sekolah dasar (SD) dan madrasyah ibtidaiyah (MI), dalam upaya meningkatkan minat baca dan kecintaan terhadap budaya lokal untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Mina Tarmizi di Sungailiat, Senin mengatakan lomba bercerita yang diikuti oleh 35 peserta dari tingkat SD dan MI itu merupakan kegiatan yang terencana.

"Peserta yang berprestasi pada lomba ini akan dipercaya mewakili Kabupaten Bangka mengikuti lomba yang sama di tingkat provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang direncanakan pada Mei 2019," katanya.

Melalui kegiatan tersebut, katanya, dapat memotivasi bagi siswa lainnya untuk lebih meningkatkan membaca buku baik buku sekolah maupun buku lainnya yang bermanfaat.

"Secara umum, minat baca masyarakat dilihat dari jumlah kunjungan di perpustakaan cukup rendah karena dimungkinkan sekarang masyarakat lebih memilih membaca melalui layanan online yang mudah dijangkau," katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bangka terus berupaya mendorong minat baca masyarakat termasuk pembentukan taman bacaan masyarakat (TBM) yang ada di desa.

"Tersedianya TBM yang tersedia itu tidak hanya diperuntukan bagi anak - anak, tetapi juga menyediakan sejumlah buku umum yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Zulkarnain Idrus mengatakan lomba bercerita bagi siswa tingkat SD dan MI sebagai upaya meningkatkan kegemaran membaca pada siswa sekolah.

"Saya berharap, kegiatan ini dapat dilakukan berkelanjutan sesuai program kerja Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dalam rangka menciptakan generasi bangsa yang cerdas kuat serta bermartabat," katanya.

Baca juga: Perpustakaan Yogyakarta gelar lomba bercerita

Baca juga: Lomba pidato dan bercerita berbahasa Indonesia digelar di Kedah