Mataram (ANTARA) - Warga Desa Bajo Pulau Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, berbondong-bondong datang ke posko pelayanan kesehatan gratis yang digelar Bank Indonesia bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di desa setempat Rabu.

Warga yang datang dilayani oleh enam orang tim medis, terdiri atas satu orang dokter umum dan perawat dari Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram, satu dokter umum dan perawat dari Klinik Damai Sentosa. Ada juga bidan dan satu perawat dari Puskesmas Desa Bajo Pulau.

"Alhamdulillah saya sangat senang dengan adanya bantuan ini. Merasa bersyukur juga ada obat gratis," kata Sri Rahmawati, warga Desa Bajo Pulau, yang memeriksakan diri karena terserang flu dan sakit kepala.

Warga Dusun Bajo Barat itu juga sangat senang dengan keramah-ramah tamahan petugas medis dan berharap
kegiatan serupa bisa digelar terus di daerahnya setiap tahun.

Apresiasi juga disampaikan oleh H M Tohir (68) yang berharap agar kegiatan pengobatan gratis yang digelar Bank Indonesia bersama TNI AL bisa dilakukan di daerahnya setiap tahun.

"Saya berharap bisa dilakukan setiap tahun. Apalagi ada dokter dari TNI AL, kami percaya penuh," tutur Tohir yang mengaku memeriksakan kondisi asam urat kakinya.
Sementara itu, Paur Kesla Lanal Mataram, Letnan Satu Laut (K) dr Pisok Michael, menyebutkan warga Desa Bajo

Pulo yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan persendian yang nyeri (artritis) dan memeriksakan kondisi mata serta tekanan darah.

Penyakit artritis adalah peradangan sendi dan dapat mempengaruhi sendi. Penyakit tersebut dialami warga pesisir karena sering mengangkat beban berat. Misalnya memindahkan ikan dengan ukuran yang relatif berat dari perahu ke daratan.

"Kalau keluhan pada mata karena sering beraktivitas di tengah laut dan di bawah sengatan terik matahari tanpa menggunakan alat pelindung mata (kaca mata)," ujarnya.

Kondisi serupa juga ditemukan oleh Tim Medis Ekspedis Laskar Nusa 2019 ketika mengunjungi Pulau Moyo, Kecamatan Badas, Kabupaten Sumbawa, NTB, pada Selasa (12/3).

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Bidang Sistem Pembayaran, Ocky Ganesia, menjelaskan pelayanan kesehatan gratis bagi warga Desa Bajo Pulau, Kabupaten Bima tersebut, merupakan rangkaian kegiatan Ekspedisi Laskar Nusa 2019 yang digelar Bank Indonesia bekerja sama dengan TNI AL.

"Ekspedisi tersebut bertujuan untuk memberikan layanan kas keliling di wilayah kepulauan di NTB, yang masuk kategori terdepan, terluar dan tertinggal," katanya.

Kegiatan tersebut digelar selama enam hari, yakni mulai 11-16 Maret. Daerah 3T yang menjadi sasaran adalah Pulau Moyo, dan Bungin, di Kabupaten Sumbawa, Bajo Pulau di Kabupaten Bima, dan Pulau Maringkik, di Kabupaten Lombok Timur.

Ocky menambahkan para peserta yang berjumlah 23 orang dibawa menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Karang Pilang 981.

"Dalam ekspedisi tersebut kegiatan yang dilakukan adalah mengajar di sekolah, penukaran uang tidak layak edar, pemberian bantuan bagi 16 sekolah dan pengobatan gratis," katanya.

Baca juga: BI-TNI AL layani kas keliling pulau terluar NTB
Baca juga: Operasi Baskara Jaya Layani 1.075 Pasien Di Kendari
Baca juga: Operasi Surya Baskara Jaya Akan Digelar di Wakatobi