Makassar, (ANTARA News) - Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI-UMI) melakukan pendampingan kepada Usaha Kecil Menengah (UKM) Bulukumba, Sulawesi Selatan dalam meningkatkan produksi minyak atsiri atau minyak esensial.

Dekan FTI UMI Makassar, Dr Ir Zakir Sabhara, ST, MT di Makassar, Minggu, mengatakan, pendampingan yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat FTI UMI Makassar adalah bagian dari tanggung jawab sosial sebagai pengajar maupun ahli dalam keilmuan tersebut.

"Sebagai seorang pengajar dan ahli di bidang keilmuan ini, para tim pengabdi yang terbagi dalam bidangnya masing-masing juga berkontribusi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan tim pengabdi internal FTI UMI yang turun langsung melakukan pendampingan terdiri atas Prof Dr Ir Abdul Makhsud, H Syamsuddin Yani, Setyawati Yani, Fitra Jaya, dan dibantu mahasiswa pascasarjana Teknik Kimia FTI UMI memberikan edukasi serta cara dalam meningkatkan produksi minyak esensial tersebut.

Zakir menyatakan tim ahli pengabdian masyarakat FTI UMI adalah orang-orang hebat di bidangnya masing-masing dengan kualifikasi pendidikan ditunjang pengalaman yang sangat mumpuni sehingga setiap pendampingan bisa dilakukan dengan maksimal.

Sejumlah hasil penelitian dan pengembangan yang sudah berhasil dilakukan akan menjadi ilmu terapan untuk diajarkan kepada para pengusaha atau UKM tersebut.

"Kami punya visi yakni 'FTI UMI Keren, Sharing is Caring'. Dengan visi itu, kami berusaha membantu masyarakat luas dengan keilmuan dan pengalaman kami," katanya.

Dia menyebutkan Kabupaten Bulukumba memiliki potensi hasil perkebunan yang tinggi. Salah satu hasil perkebunan yang cukup menonjol adalah perkebunan cengkih.

Selain bunga cengkeh yang menjadi hasil kebun utama, daun-daun cengkih yang gugur juga dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku minyak atsiri atau minyak esensial cengkih.

"Potensi sumber daya alam di Kawasan Indonesia Timur, termasuk Bulukumba adalah peluang dan tantangan bagi FTI UMI dalam mendukung perkembangan industri terkait dan untuk mendorong munculnya wirausaha industri maju berbasis kekayaan alam," katanya.

"Pelibatan mahasiswa dalam pengabdian masyarakat adalah untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan melihat peluang mengembangkan entrepreunership," tambah Zakir Sabhara.

Baca juga: Relawan FTI UMI bantu mesin penjernih air

Baca juga: UMI Makassar diharapkan meningkatkan inovasi penelitian

Baca juga: FTI UMI gunakan MIP tingkatkan kompetensi