Depok, Jabar (ANTARA News) - Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid mendorong koperasi mengembangkan `e-commerce` dan sejumlah variasi bisnis lainnya agar dapat beperan lebih besar untuk kesejahteraaan masyarakat.

"Peran Dekopin maupun koperasi pada umumnya masih rendah dan belum menjadi pelaku ekonomi yang dominan. Seharusnya koperasi bisa bersinergi dengan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dan pengusaha besar," kata Nurdin dalam keterangan tertulisnya di Depok, Jumat.

Ia mengatakan seharusnya kemitraan antara BUMN, pengusaha besar dan koperasi tidak boleh lepas karena tiga pelaku ekonomi inilah yang harusnya menjadi ujung tombak pembangunan ekonomi, bukan asing.

Nurdin Halid sebelumnya pada Kamis (20/12) telah menggelar rapat Harkopnas di kediamannya, di Perumahan Raffles Hills, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Untuk langkah awal pihaknya akan meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia yang ada, sehingga koperasi bisa bersaing dengan pelaku ekonomi lain, baik swasta maupun BUMN.

"Koperasi sekarang sudah mulai bergerak ke arah bidang sektor ril, kita mendorong dalam program 2020-2025 yang salama ini paling hanya simpan pinjam. Sekarang kita melangkah ke arah itu, target kami 30 persen bergerak di bidang sektor ril yaitu ekspor impor. Sehingga peran dalam PBB kita nantinya akan lebih tinggi," ujar Politikus Golkar tersebut.?

Nurdin mengatakan bahwa Harkopnas 2019 akan dijadikan momentum untuk menyusun road map serta grand design arah pengembangan koperasi nasional. Dia berharap ada rumusan-rumusan fundamental untuk menjadi acuan pemerintah ke depan.

"Koperasi ini strategis, hanya saja dukungannya belum maksimal," ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Harkopnas 2019, Pahlevi Pangerang mengatakan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional atau Harkopnas Ke-72 pada 2019 nanti, Dekopin telah menyiapkan sederet agenda sepanjang sejarah.

Kegiatan tersebut antara lain, gerak jalan santai pada Maret 2019, ziarah makam Bung Hatta-Jakarta pada 8 Juli 2019, ziarah makam R. Aria Wiraatmadja-Purwokerto pada 11 Juli 2019, renungan suci di Tugu Koperasi Tasikmalaya, 12 Juli 2019, hingga acara puncak yang bakal berlangsung di Purwokerto pada 12 Juli 2019.

"Presiden RI Joko Widodo direncanakan bakal hadir langsung dalam puncak peringatan tersebut. Selain itu ada juga event Expo Koperasi Internasional, kami undang koperasi-koperasi Asia Pasifik," ujar Pahlevi.

Pahlevi mengatakan Harkopnas 2019 akan dipusatkan di Jawa Tengah. Khususnya di Purwokerto dan Banyumas. "Ini hasil kesepakatan rapat. Selain itu memang, Purwokerto memiliki catatan historis terkait gerakan koperasi di Indonesia," kata Pahlevi.

Baca juga: Dekopin rancang sistem elektronik komersial jelang MEA