Banda Aceh, 14/12 (ANTARA News) - Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo dan KH Ma`ruf Amin menargetkan pasangan nomor urut 01 tersebut menang minimal 60 persen di Provinsi Aceh.

"Target kami pasangan Jokowi dan Ma`ruf Amin minimal menang 60 persen pada pemilihan presiden di Provinsi Aceh," kata Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding di Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Kadir Karding pada rapat kerja daerah dan konsolidasi pemenangan Jokowi-Ma`ruf se Provinsi Aceh.

Rapat kerja daerah dan konsolidasi pemenangan Jokowi-Ma`ruf diikuti ratusan relawan, pengurus, maupun calon legislatif partai politik pengusung pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01 tersebut.

Baca juga: Konsolidasi di Aceh, Jokowi akan hadiri rakerda tim pemenangan

Abdul Kadir Karding mengatakan, pada pemilihan Presiden RI 2014 silam, Joko Widodo mampu meraih 44 persen suara. Namun, pada pemilihan presiden 2019, Jokowi ditargetkan minimal menang 60 persen.

Presiden Joko Widodo, kata dia, memberikan perhatian kepada Aceh. Presiden Joko Widodo juga pernah menyatakan Aceh merupakan bagian dari keluarganya.

"Bapak Jokowi pernah dua tahun tinggal dan bekerja di Aceh. Karena itu, Jokowi memberi perhatian kepada Aceh," ucap Abdul Kadir Karding.

Perhatian tersebut dibuktikan dengan menggelontorkan Rp91 triliun lebih bersumber dari APBN untuk proyek strategis di Aceh. Proyek strategis tersebut ada yang sudah selesai maupun sedang dibangun.

Oleh karena itu, Abdul Kadir Karding, mengajak tim pemenangan daerah memenangkan pasangan Joko Widodo dan KH Ma`ruf Amin di Provinsi Aceh.

"Targetnya, pasangan Jokowi dan Ma`ruf Amin minimal menang 60 persen di Aceh. Karena itu, mari bekerja keras memenangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 tersebut," tukas Abdul Kadir Karding.

Baca juga: TKN Jokowi-Ma'ruf: kesadaran netizen awasi pemilu semakin baik

Baca juga: TKN Jokowi-Ma'ruf dorong ARJ lipatgandakan kekuatan

Baca juga: TKN Jokowi-Ma'ruf: Menang survei tak perlu busung dada