Jakarta (ANTARA News) - Massa yang hadir dalam acara Reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu, menyambut kehadiran calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan mengacungkan jempol dan telunjuknya ke atas membentuk angka 2 sambil meneriakkan yel-yel.

Kehadiran calon presiden nomor urut 02 di acara Reuni 212 itu menyedot perhatian dan antusiasme massa yang sudah memadati kawasan Monas sejak Sabtu (1/12) malam.

Ketika Prabowo memasuki kawasan Monas didampingi sejumlah tokoh politik dan panitia Reuni 212, massa menyemut berusaha mendekat dan meneriakkan kata-kata serempak "Hidup Prabowo!".

Mereka mengacungkan jari jempol dan jari telunjuk ke atas membentuk angka dua seakan ingin menunjukkan dukungan politiknya terhadap capres nomor urut 02 tersebut.

Prabowo tak lama kemudian menyampaikan pidato singkatnya selama sekitar tiga menit di atas panggung dan menolak melakukan kampanye.

"Sebagaimana kalian ketahui, saya sekarang telah mendapat tugas dan amanah sebagai calon presiden RI, dan karena itu saya harus patuh dan mengikuti semua ketentuan, saya tidak boleh bicara politik pada kesempatan ini, saya tidak boleh kampanye. Jadi saya hanya ingin mengucapkan terima kasih bahwa saya diundang hari ini oleh panitia," kata Prabowo Subianto.

Massa menyambut pidato Prabowo dengan teriakan takbir dan pekik "merdeka".

Tak lama setelah menyampaikan pidato, Prabowo meninggalkan Monas dan panitia menyatakan kebanggaannya kepada Prabowo yang dianggap telah menepati janjinya untuk tidak berkampanye di ajang Reuni 212.

Massa Reuni 212 secara perlahan mulai bergerak meninggalkan kawasan Monas meski ada beberapa yang tetap bertahan untuk mengikuti sholat dhuzur berjamaah.

Baca juga: Prabowo berterima kasih diundang ke Reuni 212
Baca juga: Tengku Zulkarnain ajak generasi muda jaga NKRI
Baca juga: Anies harapkan massa 212 jaga ketertiban