Jakarta (ANTARA News) - Petenis Serbia, Novak Djokovic, mencatatkan kemenangan ke-834 dalam ATP Tour sepanjang kariernya dengan mengalahkan petenis Jerman Alexander Zverev 6-4, 6-1 dalam pertandingan ATP Finals di O2 Arena, London, Inggris, Rabu setempat.

Hasil itu menempatkan Djokovic di puncak klasemen grup Guga Kuerten, setelah ia mengantongi dua kemenangan, demikian laman resmi turnamen.

Ia akan melaju ke empat besar pada turnamen penutup musim untuk kedelapan kalinya jika petenis AS John Isner menaklukkan Marin Cilic pada pertandingan yang berlangsung kemudian. Unggulan teratas itu juga akan mencapai semifinal jika Cilic menaklukkan Isner dalam tiga set.

Zverev sempat memberikan sedikit perlawanan di set pembuka, namun Djokovic tampil dominan sepanjang laga.

Djokovic, yang bakal menutup tahun sebagai petenis peringkat satu dunia untuk kelima kalinya, hanya melepaskan tiga pukulan winner pada set pembukaan namun mengandalkan permainan middle game untuk memenangi set pertama.

Zverev kemudian hancur berkeping-keping, kalah pada lima gim terakhirnya pada laga-laga yang berlangsung berat sebelah, sebuah pola yang berlangsung di O2 Arena tahun ini, di mana tujuh pertandingan pembukaan seluruhnya habis dalam dua set saja.

Djokovic memenangi 33 dari 35 pertandingan terakhirnya, dan terlihat tidak dapat dihentikan ketika ia mengincar gelar ATP Finals keenamnya.

Baca juga: Nadal mundur dari ATP finals, Djokovic bertengger di puncak peringkat akhir tahun

Zverev, yang mencatatkan 55 kemenangan dalam ATP Tour tahun ini, bersaing ketat dengan Djokovic dari baseline dan terlihat memiliki kekuatan di baseline untuk membuat cemas sang lawan, melepaskan 15 pukulan winner pada set pembukaan.

Djokovic melepaskan pukulan forehand yang mengenai net saat melakukan servis pada kedudukan 4-4, 30-30, memberikan break point kepada Zverev yang tidak dapat dikonversinya.

Djokovic kemudian melakukan double fault untuk memberi peluang lain bagi Zverev untuk memenangi set, namun kali ini sang petenis Jerman melepaskan pukulan lob melebar setelah sang petenis Serbia mendekati net.

Situasi tak membaik bagi Zverev di gim berikutnya, dan hal itu terbukti ketika ia melakukan double fault untuk kalah di set tersebut.

Penampilan Zverev terlihat merosot dan meski sempat menggenggam sevis pada kedudukan 1-1, ia tidak mampu memberikan perlawanan lagi ketika Djokovic memenangi lima gim beruntun.

Kendati demikian, perjalanan Zverev belum sepenuhnya berakhir, ia yang sudah mengantongi satu kemenangan atas Ciric bakal menjaga peluangnya untuk pertama kalinya melaju ke semifinal jika berhasil mengalahkan Isner pada Jumat (16/11).

Baca juga: Djokovic tundukkan Isner di ATP finals

Baca juga: Taklukkan Thiem, harapan Federer di ATP Finals masih terbuka